Geger, Mayat Lelaki Tanpa Identitas Mengapung di Tengah Rawa Pening Ambarawa
Senin, 06 Maret 2023 - 08:38 WIB
loading...
Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di tengah perairan Rawa Pening, Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (5/3/2023) sore. (Ist)
A
A
A
SEMARANG - Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di tengah perairan Rawa Pening, Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (5/3/2023) sore. Diduga orang tersebut meninggal akibat tenggelam di danau alam itu.
Informasi yang dihimpun wartawan, Senin (6/3/2023) menyebutkan, pertama kali mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan oleh Bejo (50) dan Suhariyono (40), keduanya warga Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Saat itu, kedua orang tersebut dalam perjalanan menuju gubuk branjang (tempat mencari ikan) milik Mbah Pari yang berada di tengah perairan Rawa Pening dengan menaiki perahu. Kemudian dari kejauhan Bejo melihat sesuatu mengapung di permukaan air dan mendekatinya.
Ternyata yang mengapung itu, mayat orang berjenis kelamin laki-laki. Selanjutnya Bejo membalikkan kepala mayat tersebut untuk melihat wajahnya. Bejo tidak mengenali mayat itu.
Selanjutnya, Bejo meminta Suhariyono untuk menjaga mayat tersebut sementara dirinya kembali ke dermaga Bejalen untuk melaporkan penemuan mayat tersebut kepada salah satu anggota SAR Buser Kabupaten Semarang dan warga. Kemudian informasi tersebut diteruskan ke Polsek Ambarawa.
Informasi yang dihimpun wartawan, Senin (6/3/2023) menyebutkan, pertama kali mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan oleh Bejo (50) dan Suhariyono (40), keduanya warga Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Saat itu, kedua orang tersebut dalam perjalanan menuju gubuk branjang (tempat mencari ikan) milik Mbah Pari yang berada di tengah perairan Rawa Pening dengan menaiki perahu. Kemudian dari kejauhan Bejo melihat sesuatu mengapung di permukaan air dan mendekatinya.
Ternyata yang mengapung itu, mayat orang berjenis kelamin laki-laki. Selanjutnya Bejo membalikkan kepala mayat tersebut untuk melihat wajahnya. Bejo tidak mengenali mayat itu.
Selanjutnya, Bejo meminta Suhariyono untuk menjaga mayat tersebut sementara dirinya kembali ke dermaga Bejalen untuk melaporkan penemuan mayat tersebut kepada salah satu anggota SAR Buser Kabupaten Semarang dan warga. Kemudian informasi tersebut diteruskan ke Polsek Ambarawa.
Lihat Juga :