Daftar Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kapolda Metro Jaya: Identifikasi di RS Polri
Sabtu, 04 Maret 2023 - 06:05 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat diwawancarai wartawan di Kormail 01 Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023) dini hari. Foto: Dok/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di Depo Pertamina Plumpang , Jalan Tanah Merah Bawah, RT 012 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat 3 Maret 2023 malam. Hingga saat ini pendataan korban masih terus dilakukan.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan, proses identifikasi korban jiwa kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Baca juga: Depo Pertamina Plumpang Terbakar, 6 Orang Meninggal
“Sekarang proses (identifikasi) korban sedang berlangsung di RS Polri. Karena kondisi korban ini kan ada yang utuh ada yang mengalami luka bakar sampai 100 persen,” kata Fadil kepada wartawan di Kormail 01 Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023) dini hari.
Fadil berharap, korban dapat segera diidentifikasi agar segera bisa dikembalikan kepada keluarga. Sambungnya, korban akan diambil sample data post mortem dan ante mortem untuk dicocokkan dengan semple keluarganya.
"Kemudian sidik gigi kalau punya kondisinya giginya, kalaupun itu tidak punya paling terakhir itu dari DNA," ujar Fadil.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan, proses identifikasi korban jiwa kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Baca juga: Depo Pertamina Plumpang Terbakar, 6 Orang Meninggal
“Sekarang proses (identifikasi) korban sedang berlangsung di RS Polri. Karena kondisi korban ini kan ada yang utuh ada yang mengalami luka bakar sampai 100 persen,” kata Fadil kepada wartawan di Kormail 01 Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023) dini hari.
Fadil berharap, korban dapat segera diidentifikasi agar segera bisa dikembalikan kepada keluarga. Sambungnya, korban akan diambil sample data post mortem dan ante mortem untuk dicocokkan dengan semple keluarganya.
"Kemudian sidik gigi kalau punya kondisinya giginya, kalaupun itu tidak punya paling terakhir itu dari DNA," ujar Fadil.
Lihat Juga :