Awas! Akses Jalan Bekasi Jakarta Rusak Berat, Pemotor Berjatuhan
Jum'at, 03 Maret 2023 - 12:50 WIB
loading...
Jalan Terusan I Gusti Ngurah Rai di Kota Bekasi rusak berlubang dan licin di jalan penghubung Bekasi dan DKI Jakarta. Foto/MPI/Jonathan Nalom
A
A
A
BEKASI - Curah hujan yang tinggi yang mengguyur Kota Bekasi membuat Jalan Terusan I Gusti Ngurah Rai di Kota Bekasi rusak berlubang. Bahkan pengendara roda dua atau sepeda motor kerap jatuh di lokasi tersebut.
Jalan Terusan I Gusti Ngurah Rai tepatnya berada pada simpang Fly Over Kranji arah menuju Jakarta. Berdasarkan pantauan, jalan tersebut rusak dan berlubang pada beberapa titik.
Meskipun kerusakan jalan itu hanya beradius kurang lebih 30 meter namun kerusakan jalan kerap menyebabkan pengendara sepeda motor berjatuhan. Pasalnya, lubang pada jalan rusak itu juga tergolong dalam.
Baca juga: 2023, Jalan Rusak di Cikarang Bekasi Laut Diperbaiki 3 Kilometer
Kondisi jalan rusak juga menyebabkan kepadatan lalu lintas jika banyak kendaraan yang melintas. Pengendara harus menurunkan kecepatannya, belum lagi ruas jalan yang tidak luas itu harus digunakan untuk dua arah.
“Ini sudah dua minggu, tadinya gak rusak karena sudah diaspal, kemudian hujan sering kan, rusak lagi,” kata Ujang, Juru Parkir kendaraan yang berada di sekitar lokasi, Jumat (3/3/2023).
Ujang menjelaskan pengendara sepeda motor juga kerap berjatuhan pada pagi hari. Hal itu lantaran lubang ditutupi genangan air, belum lagi pada pagi hari banyak orang yang mengebut untuk mengejar ke Jakarta.
Jalan Terusan I Gusti Ngurah Rai tepatnya berada pada simpang Fly Over Kranji arah menuju Jakarta. Berdasarkan pantauan, jalan tersebut rusak dan berlubang pada beberapa titik.
Meskipun kerusakan jalan itu hanya beradius kurang lebih 30 meter namun kerusakan jalan kerap menyebabkan pengendara sepeda motor berjatuhan. Pasalnya, lubang pada jalan rusak itu juga tergolong dalam.
Baca juga: 2023, Jalan Rusak di Cikarang Bekasi Laut Diperbaiki 3 Kilometer
Kondisi jalan rusak juga menyebabkan kepadatan lalu lintas jika banyak kendaraan yang melintas. Pengendara harus menurunkan kecepatannya, belum lagi ruas jalan yang tidak luas itu harus digunakan untuk dua arah.
“Ini sudah dua minggu, tadinya gak rusak karena sudah diaspal, kemudian hujan sering kan, rusak lagi,” kata Ujang, Juru Parkir kendaraan yang berada di sekitar lokasi, Jumat (3/3/2023).
Ujang menjelaskan pengendara sepeda motor juga kerap berjatuhan pada pagi hari. Hal itu lantaran lubang ditutupi genangan air, belum lagi pada pagi hari banyak orang yang mengebut untuk mengejar ke Jakarta.
Lihat Juga :