Berdakwah di Dunia Digital, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Kamis, 02 Maret 2023 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjut Dyah Hakim, pengguna digital hendaknya juga mengetahui jenis maupun paham dalam memilih konten dakwah di ruang digital. Di antaranya, melihat strategi dakwah yang digunakan, memilih pendakwah yang tepat dan bertujuan baik, serta memperhatikan isi dakwah yang disampaikan.
Dari sudut pandang budaya digital, Ketua Relawan TIK Surabaya Muhajir Sulthonul Azis mengatakan, dakwah di ruang digital kini telah menjadi pilihan para pendakwah. Penggunaan metode dakwah digital umumnya dilakukan melalui media digital seperti internet, media sosial, aplikasi seluler, dan lainnya.
”Dengan metode ini, pemanfaatan teknologi digital untuk menjangkau khalayak menjadi lebih luas, serta memudahkan proses komunikasi dengan mereka,” ujar Muhajir dalam diskusi virtual yang dipandu moderator Joan Permana itu.
Dalam paparannya, Muhajir juga menyarankan para pendakwah untuk selalu menyampaikan materi secara santun. Yakni, dengan cara berbicara yang sopan, mendengarkan pandangan orang lain, berbicara dengan fakta dan argumen jelas, menghindari pemaksaan, berbicara dengan kesabaran, tidak menghakimi, serta memberikan contoh yang baik.
Pegiat Literasi Digital Moh. Rouf Azizi menambahkan, strategi dan metode berdakwah di era digital mestinya selalu berhusnuzhan dan berusaha merangkul semua pihak, termasuk dengan mereka yang berbeda pandangan. Baca juga: Upaya Mengapresiasi Keberhasilan PR Perusahaan Memanfatkan Teknologi Digital
Dari sudut pandang budaya digital, Ketua Relawan TIK Surabaya Muhajir Sulthonul Azis mengatakan, dakwah di ruang digital kini telah menjadi pilihan para pendakwah. Penggunaan metode dakwah digital umumnya dilakukan melalui media digital seperti internet, media sosial, aplikasi seluler, dan lainnya.
”Dengan metode ini, pemanfaatan teknologi digital untuk menjangkau khalayak menjadi lebih luas, serta memudahkan proses komunikasi dengan mereka,” ujar Muhajir dalam diskusi virtual yang dipandu moderator Joan Permana itu.
Dalam paparannya, Muhajir juga menyarankan para pendakwah untuk selalu menyampaikan materi secara santun. Yakni, dengan cara berbicara yang sopan, mendengarkan pandangan orang lain, berbicara dengan fakta dan argumen jelas, menghindari pemaksaan, berbicara dengan kesabaran, tidak menghakimi, serta memberikan contoh yang baik.
Pegiat Literasi Digital Moh. Rouf Azizi menambahkan, strategi dan metode berdakwah di era digital mestinya selalu berhusnuzhan dan berusaha merangkul semua pihak, termasuk dengan mereka yang berbeda pandangan. Baca juga: Upaya Mengapresiasi Keberhasilan PR Perusahaan Memanfatkan Teknologi Digital
Lihat Juga :