Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kamis, 02 Maret 2023 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu hadir pula secara daring, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya, Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, Vir Katrin yang menjelaskan bahwa maksud dan tujuan memperingati HPSN di antaranya adalah untuk memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah.
Serta, memperkuat partisipasi publik dalam upaya mencapai emisi nol melalui gerakan memilah sampah.
Lebih jauh dalam pemaparannya, Vir menjelaskan bahwa pada tahun 2025 mendatang ditargetkan pengelolaan seluruh TPA dilaksanakan dengan metode controlled dan sanitary landfill dengan pemanfaatan gas metan secara optimal.
Target lainnya adalah tidak adanya pembangunan landfill baru di tahun 2030. “Sampah yang dibawa ke TPA harus benar-benar hanya residu, semua harus habis di sumber,” jelas Vir.
Dalam hal circular economy, pihaknya juga menjelaskan saat ini sudah ada 28 socialpreneur yang berpartisipasi dalam pengelolaan sampah. “Mereka telah beroperasi sejak 2014, dengan omset yang telah mencapai 24 milyar rupiah. Ini menjadi hal yang positif bagi kita,” pungkas Vir.
Pada akhir acara, I Wayan Puja berharap istilah ‘Samtaku’ atau ‘Sampahku Tanggung Jawabku’ dapat lebih membumi lagi di kalangan masyarakat.
Serta, memperkuat partisipasi publik dalam upaya mencapai emisi nol melalui gerakan memilah sampah.
Lebih jauh dalam pemaparannya, Vir menjelaskan bahwa pada tahun 2025 mendatang ditargetkan pengelolaan seluruh TPA dilaksanakan dengan metode controlled dan sanitary landfill dengan pemanfaatan gas metan secara optimal.
Target lainnya adalah tidak adanya pembangunan landfill baru di tahun 2030. “Sampah yang dibawa ke TPA harus benar-benar hanya residu, semua harus habis di sumber,” jelas Vir.
Dalam hal circular economy, pihaknya juga menjelaskan saat ini sudah ada 28 socialpreneur yang berpartisipasi dalam pengelolaan sampah. “Mereka telah beroperasi sejak 2014, dengan omset yang telah mencapai 24 milyar rupiah. Ini menjadi hal yang positif bagi kita,” pungkas Vir.
Pada akhir acara, I Wayan Puja berharap istilah ‘Samtaku’ atau ‘Sampahku Tanggung Jawabku’ dapat lebih membumi lagi di kalangan masyarakat.
(nag)
Lihat Juga :