Kisruh Penutupan Gang Besan, Puluhan Warga Demo Minta Lurah Kembalikan Fungsi Jalan
Kamis, 02 Maret 2023 - 14:57 WIB
loading...
Puluhan warga Gang Besan, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD, Setu, Kamis (2/3/2023). Foto: MPI/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Puluhan warga Gang Besan, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD, Setu, Kamis (2/3/2023). Mereka meminta Lurah segera membuka kembali akses jalan Gang Besan.
Dalam aksi itu sejumlah poster bernada kritik dan sindiran dipampang massa pedemo. Kebanyakan menyorot kinerja Lurah Rawa Buntu yang sejak awal kisruh penutupan jalan mencuat, tak juga menunjukkan perannya sebagai kepanjangan tangan pemerintah.
"Pak Lurah Kembalikan Jalan kami !!!," bunyi poster yang dibawa masa pedemo.
Baca juga: Baca juga: Satpol PP Segera Segel Proyek yang Tutup Jalan Gang Besan Serpong
Selain itu, ada sindiran yang menganggap berlarutnya kisruh penutupan akses jalan Gang Besan karena ada hubungan spesial antara Lurah, Camat, dan utusan pihak pengusaha.
"Gang Besan dibangun dengan APBD/APBN sejak 1970 tidak pernah kami jual," bunyi isi poster lainnya.
![Kisruh Penutupan Gang Besan, Puluhan Warga Demo Minta Lurah Kembalikan Fungsi Jalan]()
Di bawah rintik hujan, massa pedemo datang mengenakan atribut khusus berupa pita merah-putih. Sebuah spanduk besar dibentangkan di depan Gedung DPRD Tangsel dengan bunyi tuntutan "Kembalikan Gang Besan Kami".
Dalam aksi itu sejumlah poster bernada kritik dan sindiran dipampang massa pedemo. Kebanyakan menyorot kinerja Lurah Rawa Buntu yang sejak awal kisruh penutupan jalan mencuat, tak juga menunjukkan perannya sebagai kepanjangan tangan pemerintah.
"Pak Lurah Kembalikan Jalan kami !!!," bunyi poster yang dibawa masa pedemo.
Baca juga: Baca juga: Satpol PP Segera Segel Proyek yang Tutup Jalan Gang Besan Serpong
Selain itu, ada sindiran yang menganggap berlarutnya kisruh penutupan akses jalan Gang Besan karena ada hubungan spesial antara Lurah, Camat, dan utusan pihak pengusaha.
"Gang Besan dibangun dengan APBD/APBN sejak 1970 tidak pernah kami jual," bunyi isi poster lainnya.

Di bawah rintik hujan, massa pedemo datang mengenakan atribut khusus berupa pita merah-putih. Sebuah spanduk besar dibentangkan di depan Gedung DPRD Tangsel dengan bunyi tuntutan "Kembalikan Gang Besan Kami".
Lihat Juga :