Gunakan Cantrang, 2 Kapal Pencari Ikan dari Jateng Diamankan Nelayan di Kalsel

Kamis, 02 Maret 2023 - 09:46 WIB
loading...
Gunakan Cantrang, 2...
Dua kapal nelayan asal pesisir utara Pulau Jawa diamankan nelayan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan karena mencari ikan di perairan Kecamatan Asam-Asam
A A A
PELAIHARI - Dua kapal nelayan asal pesisir utara Pulau Jawa diamankan nelayan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Penangkapan ini dilakukan karena kapal dari Jawa Tengah ini mencari ikan di perairan Kecamatan Asam-Asam atau 11 mil dari pantai.

Hingga Kamis (2/3/2023), Kapal Jaya Indah II asal Juwana, Kabupaten Pati dan KM Tambah Rezeki asal Kabupaten Rembang digiring nelayan lokal pada Senin (27/2/2023) dan dibawa ke Muara Kintap.

Selain menangkap ikan di pesisir yang dekat daerah tangkapan nelayan tradisional, kedua kapal nelayan dengan bobot sekitar 50 gross ton itu menangkap ikan menggunakan alat tangkap cantrang (rentang jaringnya mencapai 6.000 meter - atau luas tebaran jaring sekitar 289 hektar).

Meski sempat melarikan diri, kedua kapal tersebut akhirnya berhasil digiring masuk ke Sungai Kintap. Untungnya saat itu tidak ada perlawanan dari awak kapal nelayan asal Jateng itu, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

baca juga: Gelombang Tinggi Terjang Selat Sunda, Truk di Kapal Feri Terbalik Timpa 2 Mobil

Ketua Asosiasi Persatuan Nelayan Kalimantan Selatan, H Nursani membenarkan saat ini diamankan dua kapal nelayan asal Jateng bersama dengan anak buah kapalnya.

“Saat ini kami menitipkan dua kapal nelayan di Pos Polairud Muara Kintap yang diamankan nelayan nokal Senin lalu,” kata H Nursani saat dihubungi via telepon.

Menurutnya, selain melakukan penangkapan terlalu dekat dengan garis pantai dan berada diareal tangkapan nelayan tradisional, kedua kapal nelayan itu melakukan penangkapan ikan menggunakan cantrang.

“Kami mengamankan kapal nelayan tersebut karena izinnya menggunakan Jaring Tarik Berkantong (JTB), ternyata masih mengunakan cantrang,” terangnya.

H Jamaluddin, perwakilan nelayan berharap masalah dua kapal nelayan asal Jateng ini harus diusut, mengingat bukti yang mereka dapatkan cukup kuat.

“Kami mohon segera diproses hukum dan tidak ada lagi nelayan luar yang masuk di wilayah yang bukan pereuntukan alat tangkap mereka,” ujarnya sambil menambahkan nelayan lokal menggunakan alat tangkap tradisional.

Saat ini kapal nelayan asal Jateng itu masih berada di Sungai Kintap, bersama ABK dan ikan hasil tangkapan mereka, sementara penangkapan kapal nelayan ini sudah ditangani Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Berpangkat AKBP...
Polisi Berpangkat AKBP yang Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam Polda Kalsel
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Gerakan Pangan Murah Polda Kalsel Bantu Masyarakat Jelang Lebaran
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Resmikan 2 SPPG Polda...
Resmikan 2 SPPG Polda Kalsel, Kapolri: Dukung Penuh Program MBG
Kajati Jateng Sebut...
Kajati Jateng Sebut Kejaksaan Perlu Dikawal TNI, Apalagi saat Gencar Penegakan Hukum
Nelayan Tewas di Perairan...
Nelayan Tewas di Perairan Danau Toba Akibat Perahunya Terbalik
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Prabowo Bangun 1.582...
Prabowo Bangun 1.582 Kapal Penangkap Ikan, Bakal Dibagikan ke Nelayan
SPMB Jateng 2026: Kuota...
SPMB Jateng 2026: Kuota Jalur Prestasi Capai 30 Persen, Ini Ketentuannya
Rekomendasi
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved