Akses Gang Besan Serpong Ditutup Tembok, BPKAD Tangsel Minta Fungsi Jalan Dikembalikan
Kamis, 02 Maret 2023 - 03:07 WIB
loading...
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) buka suara terkait penutupan akses jalan Gang Besan, Rawa Buntu, Serpong. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) buka suara terkait penutupan akses jalan Gang Besan , Rawa Buntu, Serpong .
Sekretaris BPKAD Tangsel, R Billy Sukarsana mengatakan pihaknya ikut terlibat mencari solusi bagi warga Gang Besan atas penutupan akses jalan. Dia mengatakan pemerintah kota melalui pimpinan sejak awal telah memantau perkembangan peristiwa itu. Baca juga: Besok, Warga Demo di DPRD Tangsel Desak Tembok Gang Besan Serpong Dibongkar
"Jadi setiap konflik yang terjadi di masyarakat, itu dibahas melalui Wasdal. Ada yang bisa selesai tuntas, dan ada juga yang penyelesaiannya butuh cukup lama. Tapi artinya bukan dibiarkan, ini bagaimana, ini bagaimana, coba pantau tugaskan kelurahan, tugaskan kecamatan, atau dinas, mencari solusi terbaik lah," tuturnya ditemui, Rabu (1/3/2023).
Meski demikian, menurut Billy, tak mudah mencari penyelesaian atas penutupan akses jalan Gang Besan. Sebab, ada persoalan internal yang memicu kesalahpahaman antar beberapa orang warga sekitar dengan pihak pengusaha hingga mau tak mau menyeret juga peran pemerintah daerah.
"Pengennya sih itu dimediasi lah, dua belah pihak," imbuhnya.
Sekretaris BPKAD Tangsel, R Billy Sukarsana mengatakan pihaknya ikut terlibat mencari solusi bagi warga Gang Besan atas penutupan akses jalan. Dia mengatakan pemerintah kota melalui pimpinan sejak awal telah memantau perkembangan peristiwa itu. Baca juga: Besok, Warga Demo di DPRD Tangsel Desak Tembok Gang Besan Serpong Dibongkar
"Jadi setiap konflik yang terjadi di masyarakat, itu dibahas melalui Wasdal. Ada yang bisa selesai tuntas, dan ada juga yang penyelesaiannya butuh cukup lama. Tapi artinya bukan dibiarkan, ini bagaimana, ini bagaimana, coba pantau tugaskan kelurahan, tugaskan kecamatan, atau dinas, mencari solusi terbaik lah," tuturnya ditemui, Rabu (1/3/2023).
Meski demikian, menurut Billy, tak mudah mencari penyelesaian atas penutupan akses jalan Gang Besan. Sebab, ada persoalan internal yang memicu kesalahpahaman antar beberapa orang warga sekitar dengan pihak pengusaha hingga mau tak mau menyeret juga peran pemerintah daerah.
"Pengennya sih itu dimediasi lah, dua belah pihak," imbuhnya.
Lihat Juga :