Wabah Difteri Serang Warga Garut, Jabar Gencarkan Imunisasi
Selasa, 28 Februari 2023 - 23:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Rochady, selain untuk meningkatkan kekebalan tubuh, upaya imunisasi tersebut jug bertujuan untuk mengisolasi penyebaran penyakit agar tidak meluas ke tempat lain.
"Selain itu, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan karena cara penyebaran difteri ini mirip dengan Covid-19 melalui droplet, pemakaian alat makan, dan alat-alat lain secara bersamaan," terangnya.
Baca juga: Vaksin Difteri, Wagub Jabar Minta Masyarakat Percaya Pemerintah
Meski begitu, lanjut Rochady, hingga kini Jabar tidak menetapkan kasus difteri sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). KLB baru dinyatakan di Kabupatem Garut saja.
Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati mengatakan, sebagian warga tidak menyadari terjangkit penyakit difteri sehingga lalai dalam penanganan pertama.
"Gejala-gejalanya demam dan sakit menelan. Kemudian kalau dilihat di pangkal tenggorokannya ada selaput putih. Nah itu harus segera ditangani karena kalau terlambat, racun dari difteri itu bisa sampai ke jantung, dan itulah yang menyebabkan kematian," paparnya.
"Selain itu, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan karena cara penyebaran difteri ini mirip dengan Covid-19 melalui droplet, pemakaian alat makan, dan alat-alat lain secara bersamaan," terangnya.
Baca juga: Vaksin Difteri, Wagub Jabar Minta Masyarakat Percaya Pemerintah
Meski begitu, lanjut Rochady, hingga kini Jabar tidak menetapkan kasus difteri sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). KLB baru dinyatakan di Kabupatem Garut saja.
Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati mengatakan, sebagian warga tidak menyadari terjangkit penyakit difteri sehingga lalai dalam penanganan pertama.
"Gejala-gejalanya demam dan sakit menelan. Kemudian kalau dilihat di pangkal tenggorokannya ada selaput putih. Nah itu harus segera ditangani karena kalau terlambat, racun dari difteri itu bisa sampai ke jantung, dan itulah yang menyebabkan kematian," paparnya.
Lihat Juga :