Viral! Pengantin Gunakan Sajadah Masjid Jadi Alas Berjalan di Aceh Tamiang Ternyata Kepala Dusun
Senin, 27 Februari 2023 - 16:23 WIB
loading...
Pengantin menggunakan sajadah masjid sepanjang 30 meter jadi alas berjalan di Aceh Tamiang ternyata kepala dusun. Foto: Tangkapan Layar
A
A
A
ACEH TAMIANG - Viral video pengantin menggunakan sajadah bergambar masjid sebagai alas berjalan ternyata pernikahan kepala dusun di Kabupaten Aceh Tamiang , Aceh.
Viralnya video pernikahan yang menggunakan sajadah bergambar masjid sepanjang 30 meter sebagai alas berjalan pasangan pengantin ini diketahui terjadi pada hari Sabtu (25/2/2023) lalu, di Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Baca juga: Viral! Pria di Jirak Muba Nikahi Dua Wanita Sekaligus
Video viral tersebut diketahui merupakan acara pernikahan salah seorang perangkat desa yang menjabat sebagai kepala dusun di Desa Muka Sei Kuruk, bernama Azman dan istrinya yang bernama Nurdiana.
Akibat kejadian itu, sejumlah masyarakat muslim khususnya yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang pun geram lantaran sajadah yang harusnya digunakan untuk menunaikan ibadah sholat malah dijadikan alas berjalan dalam acara adat pernikahan keduanya.
Pemerintah Desa Muka Sei Kuruk memanggil kedua pengantin dan sejumlah saksi yang ada untuk dimintai klarifikasi atas kegaduhan di tengah masyarakat.
Viralnya video pernikahan yang menggunakan sajadah bergambar masjid sepanjang 30 meter sebagai alas berjalan pasangan pengantin ini diketahui terjadi pada hari Sabtu (25/2/2023) lalu, di Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Baca juga: Viral! Pria di Jirak Muba Nikahi Dua Wanita Sekaligus
Video viral tersebut diketahui merupakan acara pernikahan salah seorang perangkat desa yang menjabat sebagai kepala dusun di Desa Muka Sei Kuruk, bernama Azman dan istrinya yang bernama Nurdiana.
Akibat kejadian itu, sejumlah masyarakat muslim khususnya yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang pun geram lantaran sajadah yang harusnya digunakan untuk menunaikan ibadah sholat malah dijadikan alas berjalan dalam acara adat pernikahan keduanya.
Pemerintah Desa Muka Sei Kuruk memanggil kedua pengantin dan sejumlah saksi yang ada untuk dimintai klarifikasi atas kegaduhan di tengah masyarakat.
Lihat Juga :