Asal Usul Nama dan Sejarah Kota Batu, Daerah Peristirahatan Mpu Sindok
Sabtu, 25 Februari 2023 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupun yang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama “Batu” mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut.
Namun, dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama.
Ulama tersebut merupakan pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu.
Dari nama panggilan Mbah Wastu inilah yang kemudian menjadi cikal bakal nama Batu. Sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau Batu yang saat ini sebagai sebutan yang digunakan untuk sebuah kota dingin di Jawa Timur.
Sebelum menjadi kota sendiri, kota ini dulunya merupakan sebuah wilayah bagian dari Kabupaten Malang yang kemudian menjadi Kota Administratif sejak 6 Maret 1993.
Namun Kota Batu baru diresmikan pada tanggal 17 Oktober 2001 sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang.
Namun, dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama.
Ulama tersebut merupakan pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu.
Dari nama panggilan Mbah Wastu inilah yang kemudian menjadi cikal bakal nama Batu. Sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau Batu yang saat ini sebagai sebutan yang digunakan untuk sebuah kota dingin di Jawa Timur.
Sebelum menjadi kota sendiri, kota ini dulunya merupakan sebuah wilayah bagian dari Kabupaten Malang yang kemudian menjadi Kota Administratif sejak 6 Maret 1993.
Namun Kota Batu baru diresmikan pada tanggal 17 Oktober 2001 sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang.
(shf)
Lihat Juga :