Cetak Pelatih Andal, Kementan Dampingi Petani Akses Permodalan
Sabtu, 25 Februari 2023 - 13:45 WIB
loading...
Kegiatan ToT petani berlangsung di Pusat Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Foto/Istimewa
A
A
A
BOGOR - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkomitmen melahirkan trainer (pelatih) yang andal dalam mendampingi petani dalam mengakses permodalan.
Hal ini sejalan dengan semangat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, yang mendorong petani untuk bisa lebih masif mengakses permodalan, utama nya Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.
Pemerintah menyediakan plafon KUR Rp450 triliun atau meningkat 20 persen dari tahun lalu Rp373 triliun. ”Khusus KUR sektor pertanian ditargetkan bisa mencapai angka Rp103 triliun di mana salah satu sasarannya adalah petani milenial,” kata Mentan Syahrul di Bogor, Sabtu (25/2/2023).
Baca juga: Presiden Jokowi Minta Petani Manfaatkan KUR Pertanian
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, petani harus memiliki kemampuan manajerial yang memadai, terlebih menyangkut keuangan. ”Untuk itu, segala sesuatunya harus dilakukan dan tercatat cermat,” ucap Dedi.
Lebih lanjut, Dedi menambahkan, pertanian modern memang membutuhkan pencatatan keuangan yang tersusun rapi. Tujuannya untuk memudahkan petani dalam melakukan evaluasi. Sebab, usaha pertanian memiliki fluktuasi dari waktu ke waktu.
Hal ini sejalan dengan semangat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, yang mendorong petani untuk bisa lebih masif mengakses permodalan, utama nya Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.
Pemerintah menyediakan plafon KUR Rp450 triliun atau meningkat 20 persen dari tahun lalu Rp373 triliun. ”Khusus KUR sektor pertanian ditargetkan bisa mencapai angka Rp103 triliun di mana salah satu sasarannya adalah petani milenial,” kata Mentan Syahrul di Bogor, Sabtu (25/2/2023).
Baca juga: Presiden Jokowi Minta Petani Manfaatkan KUR Pertanian
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, petani harus memiliki kemampuan manajerial yang memadai, terlebih menyangkut keuangan. ”Untuk itu, segala sesuatunya harus dilakukan dan tercatat cermat,” ucap Dedi.
Lebih lanjut, Dedi menambahkan, pertanian modern memang membutuhkan pencatatan keuangan yang tersusun rapi. Tujuannya untuk memudahkan petani dalam melakukan evaluasi. Sebab, usaha pertanian memiliki fluktuasi dari waktu ke waktu.
Lihat Juga :