Miris! Hasil Perikanan Laut Natuna Utara Melimpah, Batam Justru Akan Impor Ikan

Kamis, 23 Februari 2023 - 13:51 WIB
loading...
Miris! Hasil Perikanan...
Nelayan Natuna gerah dengan rencana Pemkot Batam mengimpor ikan dari luar negeri. Sebab hasil sumber daya laut dan ikan sangat berlimpah dari Laut Natuna Utara. Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A A A
NATUNA - Nelayan Natuna gerah dengan rencana Pemkot Batam mengimpor ikan dari luar negeri. Sebab hasil sumber daya laut dan ikan sangat berlimpah dari Laut Natuna Utara.

Ketua Aliansi Nelayan Natuna, Henri menilai wacana impor ikan tersebut tidak tepat. Pasalnya impor ikan dari luar negeri bisa mempengaruhi harga ikan nelayan lokal di Kepulauan Riau.

Baca juga: Nelayan Minta Pengamanan Laut Natuna Utara Diperkuat

"Kami menilai itu tindakan yang tidak tepat karena bisa mempengaruhi harga pasar nelayan lokal," ujar Henri, Kamis (23/02/2023).

Kota Batam menjadi salah satu tujuan perdagangan hasil laut bagi nelayan di Kepulauan Riau. Menurutnya jika Batam dibanjiri ikan impor, maka harga ikan nelayan lokal tidak bisa bersaing atau semakin anjlok.

"Kalau Batam dibanjiri ikan impor, pasti nelayan lokal atau Kepri otomatis akan anjlok harganya karena Batam salah satu tujuan perdagangan hasil laut di Kepri," katanya.

Henri menuturkan, nelayan di Kabupaten Natuna selama ini mengirimkan ikan ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Nantinya ikan-ikan dari Natuna tersebut dikirim atau dijual lagi oleh pengusaha ke Kota Batam.

Baca juga: Bakamla Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara

Sementara itu, Kabupaten Natuna memiliki kendala transportasi dalam pengiriman ikan. Lantaran hanya ada satu maskapai yang beroperasi ke Kota Batam.

"Kebanyakan kirim ikan ke Batam pakai pesawat ke Batam, tapi ikan tertentu dan harganya mahal. Makanya kirim ke Pinang atau Kijang. Dan ini terlalu panjang rantai pemasarannya," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Natuna dan Pemerintah Kota Batam bisa bekerjasama untuk menyediakan transportasi kapal cepat khusus pengiriman ikan. Salah satunya yang sudah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam pengiriman ikan ke Batam.

Selain itu, Batam merupakan pasar potensial bagi nelayan Natuna dan Kepulauan Riau. Sehingga pemerintah bisa mendorong agar nelayan Natuna bisa menjual ikan tanpa rantai pemasaran yang panjang.

"Pemerintah Natuna harusnya bisa bekerjasama untuk memasarkan ikan di Batam. Salah satunya menyiapkan armada transportasi khusus seperti ferry cepat yang melayani Natuna Batam. Selama ini Natuna harus ke Pinang dulu dan nanti mereka yang kirim ke Batam dan harganya tinggi," tuturnya.

Produksi ikan perikanan tangkap di Natuna tahun 2021 sebanyak 132.632,62 ton. Sementara di tahun 2022, produksinya naik menjadi 134.874,54 ton. Seluruh hasil laut tersebut dipasarkan di Tanjungpinang, Kalimantan, Jakarta, dan Singapura.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Pemkab Mimika-Bea Cukai...
Pemkab Mimika-Bea Cukai Papua Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan dan UMKM
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Prabowo Tinjau Kampung...
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Menteri UMKM dan PNM...
Menteri UMKM dan PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca
Prabowo Bangun 1.582...
Prabowo Bangun 1.582 Kapal Penangkap Ikan, Bakal Dibagikan ke Nelayan
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
Rekomendasi
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved