Gabung PKB, Camel Petir Siap Bertarung di Dapil 3 Sumut pada Pileg 2024
Rabu, 22 Februari 2023 - 06:11 WIB
loading...
Camelia Panduwinata Lubis siap kembali bertarung dalam gelanggang pemilihan umum (Pemilu) sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2024 mendatang. (Ist)
A
A
A
MEDAN - Untuk urusan politik, penyanyi Camel Petir masih jauh dari kata menyerah. Pemilik nama lengkap Camelia Panduwinata Lubis itu siap kembali bertarung dalam gelanggang pemilihan umum (Pemilu) sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2024 mendatang.
Saat ditemui di sela-sela Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Caleg PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Camel yang dibesarkan oleh reality show 'Penghuni Terakhir' mengaku sudah belajar dari kegagalannya melenggang ke Senayan pada Pemilu sebelumnya.
Kegagalan itu pula yang membuat Camel kini menjadi lebih matang dan bersikap ketika menghadapi perundungan (bullying). Sebab, dia meyakini bahwa berproses tidak pernah mengenal waktu, belajar dari pengalamannya sebagai seorang atlet.
"Pas jadi atlet, kita gagal, bangkit, belum menang, sampai akhirnya jadi atlet. Itu proses luar biasa. Kerja keras," kata perempuan kelahiran Medan, Sumatera Utara ini.
"Pada saat saya gagal, enggak enaknya itu dibully. Tapi dari sana ada satu hal yang bisa saya petik. Untuk di politik itu, bonusnya bukan hanya ketika kita jadi anggota DPR. Tapi, parpol mewadahi kita bergerak bersama-sama untuk masyarakat," sambung dia.
Saat ditemui di sela-sela Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Caleg PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Camel yang dibesarkan oleh reality show 'Penghuni Terakhir' mengaku sudah belajar dari kegagalannya melenggang ke Senayan pada Pemilu sebelumnya.
Kegagalan itu pula yang membuat Camel kini menjadi lebih matang dan bersikap ketika menghadapi perundungan (bullying). Sebab, dia meyakini bahwa berproses tidak pernah mengenal waktu, belajar dari pengalamannya sebagai seorang atlet.
"Pas jadi atlet, kita gagal, bangkit, belum menang, sampai akhirnya jadi atlet. Itu proses luar biasa. Kerja keras," kata perempuan kelahiran Medan, Sumatera Utara ini.
"Pada saat saya gagal, enggak enaknya itu dibully. Tapi dari sana ada satu hal yang bisa saya petik. Untuk di politik itu, bonusnya bukan hanya ketika kita jadi anggota DPR. Tapi, parpol mewadahi kita bergerak bersama-sama untuk masyarakat," sambung dia.
Lihat Juga :