Kapolda Metro Jaya Murka Anggotanya Dimaki-maki Debt Collector: Darah Saya Mendidih
Selasa, 21 Februari 2023 - 21:34 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran murka anggotanya dimaki-maki dan dibentak-bentak debt collector . Saat itu, debt collector hendak mobil selebgram Clara Shinta.
"Saya lihat preman ini sudah mulai agak merajalela di Jakarta. Sampai tadi malam saya tidur jam 3, darah saya mendidih itu, saya lihat anggota dimaki-maki," ujar Fadil melalui unggahan video Instagram @kapoldametrojaya, Selasa (21/2/2023).
Baca juga: Briptu Rehend Anggota Polisi yang Dikeroyok Debt Collector Lapor ke Polda Sumsel
Kegeraman raut wajah Fadil tampak dalam rapat evaluasi di Polda Metro Jaya. Dia pun langsung menginstruksikan anggotanya jangan membiarkan tindakan semena-mena debt collector.
“Tindak tegas. Nggak ada lagi tempatnya preman di Jakarta. Jangan mundur, sedih hati saya. Yang debt collector-debt collector macam itu jangan biarkan, lawan, tangkap, jangan pakai lama!" tegas mantan Kapolda Jawa Timur itu.
Dia meminta anggotanya merespons cepat keluhan masyarakat. Tidak boleh ada lagi debt collector yang menggunakan kekerasan dalam pekerjaannya.
"Saya lihat preman ini sudah mulai agak merajalela di Jakarta. Sampai tadi malam saya tidur jam 3, darah saya mendidih itu, saya lihat anggota dimaki-maki," ujar Fadil melalui unggahan video Instagram @kapoldametrojaya, Selasa (21/2/2023).
Baca juga: Briptu Rehend Anggota Polisi yang Dikeroyok Debt Collector Lapor ke Polda Sumsel
Kegeraman raut wajah Fadil tampak dalam rapat evaluasi di Polda Metro Jaya. Dia pun langsung menginstruksikan anggotanya jangan membiarkan tindakan semena-mena debt collector.
“Tindak tegas. Nggak ada lagi tempatnya preman di Jakarta. Jangan mundur, sedih hati saya. Yang debt collector-debt collector macam itu jangan biarkan, lawan, tangkap, jangan pakai lama!" tegas mantan Kapolda Jawa Timur itu.
Dia meminta anggotanya merespons cepat keluhan masyarakat. Tidak boleh ada lagi debt collector yang menggunakan kekerasan dalam pekerjaannya.
Lihat Juga :