Dilema Bripka Madih: Dulu Protes Mafia Tanah Kini Dilaporkan Balik Serobot Lahan Warga ke Polisi
Senin, 20 Februari 2023 - 19:52 WIB
loading...
Bripka Madih siap meladeni pelaporan balik warga atas kasus dugaan penyerobotan tanah dan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
BEKASI - Nasib Bripka Madih sungguh dilematis. Dulu, anggota Provost Polsek Jatinegara ini memprotes tanah keluarganya diserobot mafia tanah . Kini, Madih justru dilaporkan balik atas kasus dugaan penyerobotan tanah dan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.
Laporan dilayangkan 3 warga RW 03 Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi atau domisili tempat Madih tinggal. Tiga pelapor yakni Soraya Rabaisa, Ruth Indah Trisnowathy, dan Ariawan Kariadi.
Baca juga: Bripka Madih Teror Warga Selama 10 Tahun, Ketua RW: Nggak Ada yang Berani karena Polisi
Laporan tercatat di Polres Metro Bekasi Kota dalam tiga laporan yang berbeda. Laporan dilayangkan pada hari ini, Senin 20 Februari 2023.
“Kami menduga ada penguasaan tanah secara paksa dan penyerobotan tanah,” ujar kuasa hukum 3 pelapor, Johannes L Tobing, Senin (20/2/2023).
Dia menjelaskan laporan dilayangkan lantaran Madih kerap berkoar-koar atau mengklaim tanah 3 warga itu milik Madih. Bahkan, Madih juga memasangi pekarangan tiga warga tersebut dengan sebuah plang yang menyatakan bahwa tanah tersebut milik keluarga Madih.
Laporan dilayangkan 3 warga RW 03 Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi atau domisili tempat Madih tinggal. Tiga pelapor yakni Soraya Rabaisa, Ruth Indah Trisnowathy, dan Ariawan Kariadi.
Baca juga: Bripka Madih Teror Warga Selama 10 Tahun, Ketua RW: Nggak Ada yang Berani karena Polisi
Laporan tercatat di Polres Metro Bekasi Kota dalam tiga laporan yang berbeda. Laporan dilayangkan pada hari ini, Senin 20 Februari 2023.
“Kami menduga ada penguasaan tanah secara paksa dan penyerobotan tanah,” ujar kuasa hukum 3 pelapor, Johannes L Tobing, Senin (20/2/2023).
Dia menjelaskan laporan dilayangkan lantaran Madih kerap berkoar-koar atau mengklaim tanah 3 warga itu milik Madih. Bahkan, Madih juga memasangi pekarangan tiga warga tersebut dengan sebuah plang yang menyatakan bahwa tanah tersebut milik keluarga Madih.
Lihat Juga :