Tewaskan 4 Orang dan Rusak 25 Rumah, Ledakan Dahsyat di Ponggok Blitar Ternyata Low Explosive

Senin, 20 Februari 2023 - 19:24 WIB
loading...
Tewaskan 4 Orang dan...
Ledakan dahsyat di Ponggok Blitar yang menewaskan 4 orang dan merusak 25 rumah ternyata masih tergolong low explosive. Foto: Antara
A A A
BLITAR - Ledakan yang merusak 25 rumah dan menewaskan empat orang warga di lingkungan Sadeng Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar , Jawa Timur, ternyata masih bersifat low explosive.

Meski suara ledakan yang diduga dari bubuk petasan terdengar hingga radius 10 kilometer dan getarannya terasa hingga 100 meter lebih, polisi mengatakan ledakan yang terjadi bukan kategori high explosive. Kendati demikian, tetap tergolong sangat berbahaya.

Baca juga: Ledakan Dahsyat di Ponggok Blitar Diduga Terkena Percikan Api Rokok yang Mengenai Bubuk Petasan

“Berdasarkan informasi teman-teman tim Jibom, ini sifatnya low explosive,” ujar Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono kepada wartawan Senin (20/2/2023).

Ledakan dahsyat berlangsung Minggu tengah malam (19/2/2023) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebanyak 25 rumah rusak dengan satu rumah di pusat ledakan, rata dengan tanah. Ledakan mengakibatkan empat orang tewas dengan bagian tubuh beberapa di antaranya tercerai berai.



Ledakan yang bersumber dari bubuk petasan itu juga melukai 11 orang warga lainnya. Argo mengatakan, hasil analisa sementara ledakan yang terjadi di Ponggok bersifat low explosive. Sebab jika high explosive dibutuhkan adanya detonator, yakni untuk meledak perlu ada tekanan dulu.

“Kalau high explosive harus menggunakan detonator,” ungkap Argo.

Kendati demikian, bahan peledak yang bersifat low exsplosive memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Adanya gesekan, guncangan atau sedikit percikan api, sudah bisa terbakar atau menimbulkan ledakan.

Baca juga: Porak-poranda! Begini Penampakan Terbaru Lokasi Ledakan di Ponggok Blitar

Argo mencontohkan petasan yang mudah terbakar karena terkena gesekan. “Lebih rawan,” terangnya. Hasil analisa ledakan di Ponggok Blitar bersifat low explosive juga dikuatkan dengan temuan tiga panci yang diduga tempat menyimpan bubuk petasan.

Panci yang tersebar di lokasi bersama puntung rokok itu telah ditandai Tim Jibom. Percikan api rokok yang diduga sebagai pemicu ledakan. Petugas juga menemukan unsur sulfur dalam panci yang diduga sebagai tempat penyimpanan bubuk petasan.

Argo Wiyono mengistilahkan sebagaiblack powderatau semacam bubuk mesiu. Hanya saja, berapa jumlahnya polisi masih melakukan pendalaman penyelidikan. Melihat efek yang ditimbulkan, diduga bubuk petasan berjumlah banyak atau di atas 10 kilogram.

“Ini black powder. Memang sensitif. Belum bisa menyimpulkan (jumlahnya). Kemungkinan banyak,” paparnya.

Baca juga: 2 Korban Ledakan di Blitar dalam Pencarian, Ini Data Seluruh Korban

Hal senada disampaikan Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Sapto Dwi Priyono. Ledakan yang terjadi di Ponggok Blitar bersifat low explosive yang mengarah high explosive. Sifat ledakan yang terjadi berbeda dengan time bomb.

Terkait bubuk petasan di mana di lokasi kejadian ditemukan unsur sisa sulfur, kata Sapto biasanya dicampur dengan serbuk gandum. Racikan ini, kata dia sangat sensitif. Dengan percikan api sesaat bisa meledak.

Karena masih dalam proses penyelidikan Tim Jibom, Sapto enggan menyebut berapa besar jumlah bubuk petasan yang tersimpan di lokasi kejadian. “Tidak berani menyimpulkan. Kemungkinan banyak tersimpan,” ujarnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
Ledakan Bom Diduga Sisa...
Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Guncang Biak Numfor, 5 Orang Tewas
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved