Rampai Nusantara Sayangkan Aksi Konten Kreator TP
Senin, 20 Februari 2023 - 06:03 WIB
loading...
Aksi konten kreator berinisial TP yang melakukan prank tempel bagian sensitif wanita kepada pria disayangkan banyak pihak. Salah satunya dari Rampai Nusantara. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Aksi konten kreator berinisial TP yang melakukan prank tempel bagian sensitif wanita kepada seorang pria disayangkan banyak pihak. Pasalnya, hal itu merupakan bentuk pelecehan seksual .
"Konten kreator inisial TP tersebut membuat banyak aktivis perempuan kecewa, lantaran kaum perempuan yang diperjuangkan kehormatan, martabat, dan hak-nya, justru melecehkan dirinya sendiri di depan publik," jelas Ketua Bidang Pengembangan Potensi Perempuan Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara Liza Chalisa, Senin (20/2/2023). Baca juga: Begini Ciri-ciri Pria Begal Payudara di Depok
Chalisa mengatakan, tindakan TP bisa dijadikan evaluasi bersama untuk menggalakkan lagi kesadaran nilai-nilai dan kehormatan perempuan. Dia menilai, TP bukan lagi dikategorikan anak-anak, tetapi dari konten yang di buat mencerminkan lack of self-knowledge sehingga menjadi karakter yang labil.
“Hal ini mungkin tidak hanya TP, banyak di luar sana anak muda yang tidak memiliki karakter kuat, menghendaki cara pintas untuk popular dengan membuat konten yang mengesampingkan nilai-nilai," pungkas wanita yang dipanggil Caca ini.
"Konten kreator inisial TP tersebut membuat banyak aktivis perempuan kecewa, lantaran kaum perempuan yang diperjuangkan kehormatan, martabat, dan hak-nya, justru melecehkan dirinya sendiri di depan publik," jelas Ketua Bidang Pengembangan Potensi Perempuan Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara Liza Chalisa, Senin (20/2/2023). Baca juga: Begini Ciri-ciri Pria Begal Payudara di Depok
Chalisa mengatakan, tindakan TP bisa dijadikan evaluasi bersama untuk menggalakkan lagi kesadaran nilai-nilai dan kehormatan perempuan. Dia menilai, TP bukan lagi dikategorikan anak-anak, tetapi dari konten yang di buat mencerminkan lack of self-knowledge sehingga menjadi karakter yang labil.
“Hal ini mungkin tidak hanya TP, banyak di luar sana anak muda yang tidak memiliki karakter kuat, menghendaki cara pintas untuk popular dengan membuat konten yang mengesampingkan nilai-nilai," pungkas wanita yang dipanggil Caca ini.
Lihat Juga :