Inilah Daftar Korban Ledakan Petasan yang Menewaskan 4 Orang di Ponggok Blitar
Senin, 20 Februari 2023 - 05:59 WIB
loading...
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ledakan hebat di Sadeng, Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Foto/iNews TV/Robby Ridwan
A
A
A
BLITAR - Ledakan hebat akibat bubuk petasan yang disimpan di dalam rumah, menggemparkan warga Lingkungan Sadeng, Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Akibat ledakan ini, empat orang penghuni rumah tewas dan tertimbun reruntuhan bangunan.
Baca juga: Breaking News! Ledakan Hebat Gemparkan Ponggok Blitar, Puluhan Rumah Hancur
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto menyebutkan, peristiwa ledakan terjadi pada pukul 22.30 WIB, Minggu (19/2/2023). Ledakan tersebut, menyebabkan rumah milik warga RT 1 RW 13 Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, bernama Darman (65) hancur rata dengan tanah. "Korban meninggal dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Dirmanto menyebutkan, dari keterangan Ketua RT 1 RW 13, Juni Arifin yang juga merupakan tetangga korban ledakan, Darman (yang sebelumnya disebut Darmanto) tinggal di rumah tersebut bersama kedua anaknya, yakni Aripin, dan Widodo.
Baca juga: Kisah Bathara Katong, Balas Dendam Kematian Pasukan Muslim Melawan Ki Ageng Kutu
Saat peristiwa ledakan terjadi, ada seorang kerabat Darman, bernama Wawa yang juga sedang bermain di rumah tersebut. "Keberadaan ketiga korban, yakni Aripin, Widodo, dan Wawa masih dalam pencarian. Diduga tertimbun reruntuhan rumah," imbuh Dirmanto.
Baca juga: Breaking News! Ledakan Hebat Gemparkan Ponggok Blitar, Puluhan Rumah Hancur
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto menyebutkan, peristiwa ledakan terjadi pada pukul 22.30 WIB, Minggu (19/2/2023). Ledakan tersebut, menyebabkan rumah milik warga RT 1 RW 13 Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, bernama Darman (65) hancur rata dengan tanah. "Korban meninggal dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Dirmanto menyebutkan, dari keterangan Ketua RT 1 RW 13, Juni Arifin yang juga merupakan tetangga korban ledakan, Darman (yang sebelumnya disebut Darmanto) tinggal di rumah tersebut bersama kedua anaknya, yakni Aripin, dan Widodo.
Baca juga: Kisah Bathara Katong, Balas Dendam Kematian Pasukan Muslim Melawan Ki Ageng Kutu
Saat peristiwa ledakan terjadi, ada seorang kerabat Darman, bernama Wawa yang juga sedang bermain di rumah tersebut. "Keberadaan ketiga korban, yakni Aripin, Widodo, dan Wawa masih dalam pencarian. Diduga tertimbun reruntuhan rumah," imbuh Dirmanto.
Lihat Juga :