DS Disebut Tercebur di Kali Cengkareng karena Mabuk, Polisi: Masih Simpang Siur
Minggu, 19 Februari 2023 - 06:44 WIB
loading...
Polisi masih mendalami penyebab DS tewas tercebur di Kali Cengkareng. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Ali Barokah mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab tewasnya pria paruh baya berinisial DS (50), yang ditemukan mengambang di Kali Cengkareng , Jakarta Barat. Ia tak ingin menyimpulkan, korban dalam kondisi mabuk berat sebelum meninggal.
"Jadi masih simpang siur (kondisi mabuk), dari hasil penyelidikan ada saksi yang melihat tadi malam ada orang tercebur, terus pas dilihat kok enggak kelihatan, akhirnya saksi pulang," tutur Ali saat dihubungi, Sabtu 18Februari 2023. Baca juga: Heboh Mayat Mengambang di Kali Cengkareng, Polisi Identifikasi Korban Berinisial DS
Dari hasil identifikasi sementara, kata Ali, pihaknya tak menemukan tanda kekerasan yang menempel di tubuh korban. "Jadi kita juga masih tanda tanya. Apakah yang bersangkutan, mabuk atau menceburkan diri? Kita belum tahu masih penyelidikan," tutur Ali.
Kendati begitu, Ali mengatakan, pihak keluarga korban telah menerima musibah ini. Bahkan, pihak kekuarga ingin langsung memakamkan DS.
"Tetapi (jasad) belum (dibawa), kita mau panggil saksi dulu biar kita yakin bahwa ini tidak ada tanda kekerasan atau pidana. Makanya kita kumpulkan saksi," kata Ali.
"Jadi masih simpang siur (kondisi mabuk), dari hasil penyelidikan ada saksi yang melihat tadi malam ada orang tercebur, terus pas dilihat kok enggak kelihatan, akhirnya saksi pulang," tutur Ali saat dihubungi, Sabtu 18Februari 2023. Baca juga: Heboh Mayat Mengambang di Kali Cengkareng, Polisi Identifikasi Korban Berinisial DS
Dari hasil identifikasi sementara, kata Ali, pihaknya tak menemukan tanda kekerasan yang menempel di tubuh korban. "Jadi kita juga masih tanda tanya. Apakah yang bersangkutan, mabuk atau menceburkan diri? Kita belum tahu masih penyelidikan," tutur Ali.
Kendati begitu, Ali mengatakan, pihak keluarga korban telah menerima musibah ini. Bahkan, pihak kekuarga ingin langsung memakamkan DS.
"Tetapi (jasad) belum (dibawa), kita mau panggil saksi dulu biar kita yakin bahwa ini tidak ada tanda kekerasan atau pidana. Makanya kita kumpulkan saksi," kata Ali.
Lihat Juga :