Korban Tewas Banjir Bandang Lutra Bertambah Jadi 19 Orang

Rabu, 15 Juli 2020 - 23:40 WIB
loading...
Korban Tewas Banjir...
Suasana Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel yang porakporanda pascaterjangan banjir bandang, Senin (13/7) malam.Foto/Koran Sindo Makassar/Muchtamir Zaide
A A A
MASAMBA - Korban meninggal akibat banjir bandang di wilayah Masamba , Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bertambah. Informasi terbaru dari Basarnas Makassar, jumlah korban tewas kini mencapai 19 orang dan puluhan lainnya masih dalam pencarian.

“Hari ini (kemarin) ada tambahan jenazah yang ditemukan. Tiga korban yang ditemukan di Radda, tidak teridentifikasi. Jenis kelamin perempuan, satu lagi rambut beruban. Jadi total 19 orang jenazah,” kata Kasi Ops Basarnas Makassar, Rizal kepada wartawan, Rabu (15/7/2020).

Selain itu, pihaknya juga menemukan 10 orang dalam kondisi luka-luka. Saat ini para korban sudah dievakuasi dan menjalani perawatan medis di RSUD Masamba. Sementara untuk korban yang hilang diprediksi masih mencapai puluhan orang. (Baca juga: Banjir di Kapuas Hulu Meluas, 7 Kecamatan Terendam )

Senada, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyebutkan. Hingga tadi malam, pihaknya telah menerima laporan korban meninggal dunia yang ditemukan sudah mencapai 19 orang. “Hari ini, laporan masuk ada penambahan, yakni dari rumah sakit 2 orang dan Baebunta 2 orang. Jadi tambahan 4 orang, jadi total sementara 19 orang,” katanya kepada wartawan di Masamba, Rabu (15/7).

Namun demikian, korban yang ditemukan itu belum teridentifikasi karena kondisinya sangat memprihatinkan. Saat ini katanya, jumlah warga yang terdata berada di pengungsian mencapai 2.650 jiwa, dan diungsikan di beberapa titik yang aman dari banjir.

Dia juga menyebutkan, beberapa kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. “Kami berharap kondisi ini segera pulih seperti sedia kala,” ujar bupati. (Baca juga: Banjir Meluas, Warga Wajo Mengungsi Kedinginan dan Krisis Makanan )

Pihaknya juga terus melakukan pencarian korban yang masih terjebak banjir dan lumpur dengan melibatkan semua pihak, baik dari TNI, Polri, SAR, Basarnas, BPBD Lutra dan semua relawan kemanusian yang terlibat membantu.

Terkait upaya pemulihan, bupati menyebutkan, pihaknya saat ini fokus pembukaan jalan agar akses masuk di Masamba kembali lancar, namun demikian, dengan kondisi saat ini tentu membutuhkan waktu. Sehingga semua pihak harus bersabar.

“Jangka pendek yang harus dilakukan adalah pembukaan jalan, alat berat kita cukup dan itu sudah dilakukan, namun kendalanya saat ini karena sungai lebih tinggi daripada jalan sehingga belum memungkinkan membuang air ke sungai, sungai masih labil ditambah curah hujan. Yang pasti kita carikan upaya teknisnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Senin (13/7). Musibah tersebut terbilang parah, karena ribuan rumah terendam air, akses jalan putus, dan banyak warga melaporkan keluarganya hilang. Bahkan hingga kemarin, sebagian besar wilayah Kota Masamba masih tertutup lumpur tebal.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaposwil Safrizal: 480...
Kaposwil Safrizal: 480 Lokasi Terdampak Lumpur Banjir di Aceh Sudah Dibersihkan
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Satgas Rehab-Rekon Aceh...
Satgas Rehab-Rekon Aceh Ajak Warga Bersihkan Daerah Bencana lewat Padat Karya Tunai
Mendagri: 38 Daerah...
Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
Satgas PRR Serahkan...
Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Banjir Bandang Tapanuli...
Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Kayu Gelondongan Menumpuk di Sungai
Rekomendasi
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Infografis
33 Orang Tewas saat...
33 Orang Tewas saat Tornado Dahsyat Sapu Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved