Penguasa Mangkunegaran Kembali Hadir di Tingalan Dalem Jumenengan PB XIII Hangabehi

Kamis, 16 Februari 2023 - 19:00 WIB
loading...
Penguasa Mangkunegaran...
Penguasa Kadipaten Mangkunegaran menghadiri Hajad Dalem Tingalan Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi di Keraton Solo, Kamis (16/2/2023). Foto/MPI/R August
A A A
SOLO - Penguasa Kadipaten Mangkunegaran (Mangkunegoro) menghadiri Hajad Dalem Tingalan Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi di Sasana Sewaka Keraton Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/2/2023).

Kedatangan Kanjeng Gusti Adipati Anom (KGPAA) Mangkunegoro (MN) X Bhre Cakrahutomo itu menandai kembali keterlibatan Pura Mangkunegaran dalam acara Tingalan Dalem Jumenengan setelah puluhan tahun absen.

Baca juga: Puncak Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS PB XIII Berlangsung Sejuk dan Semarak

Pengageng Parentah Keraton Kasunanan KGPAA Dipo Kusuma mengatakan penguasa Mangkunegaran terkahir kali terlibat dalam acara Tingalan Jumenengan pada era MN IX sekitar tahun 1990-an.

Saat itu tampuk kekuasaan Keraton Kasunanan masih dipegang SISKS Paku Buwono (PB) XII.

"Terakhir waktu MN IX. Tahun sekitar 1990-an. Suro juga, sore itu Sinuhun tindak Mangkunegaran, tengah malam MN IX rawuh juga," ujarnya.

Menurut Gusti Dipo, kedatangan Bhre ke Tingalan Dalem Jumenengan merupakan bagian dari sinergitas antar kerajaan di Indonesia yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

Baca juga: Hajat Dalem Tingalan Jumenengan 19 SISKS PB XIII Dihadiri 13 Kasultanan dan 18 Ratu Kerajaan Nusantara

Tujuannya adalah untuk menghimpun kembali berbagi informasi adat dan tradisi masa lalu agar tidak kehilangan jati diri bangsa.

"Karena banyak di beberapa wilayah di Indonesia ada lembaga tradisi diantaranya biksu adat dan sebagainya. Itukan sebagai wujud daripada realitas budaya bangsa. Lha ini juga menghimpun kembali supaya jangan sampai kehilangan jati diri bangsa," ujarnya.

Sementara itu Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) GKR Wandansari atau Gusti Moeng menambahkan jika sinergitas yang terjalin antar kerajaan di Nusantara sudah ada sejak lama.

Namun beberapa kerajaan sempat tidak datang dalam acara-acara tertentu karena dinilai Keraton Solo menyalahi adat.

"Dari dulu memang begitu, waktu Sinuhun XIII juga begitu, waktu saya gak ada juga begitu. Tapi yang tahu adat dan hukum mereka tidak datang. Datang baru hari ini meski baru 15 kerajaan," beber dia

Putri PB XII itu pun berharap agar kondisi sejuk yang sudah ada di dalam Keraton Kasunanan saat ini bisa bertahan.

"Ya sejuk terus sak jekke (seterusnya) jangan ada masalah lagi," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Makna Filosofi Legiun...
Makna Filosofi Legiun Mangkunegaran dalam Jamuan Royal Dinner 2026
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Paku Buwono XIV Purbaya...
Paku Buwono XIV Purbaya Temui Dasco Bahas Konflik Keraton Solo
Kehadiran Bluebird Ajak...
Kehadiran Bluebird Ajak Masyarakat Jelajah Kota Solo Lebih Nyaman
Riwayat Pendidikan Gusti...
Riwayat Pendidikan Gusti Purbaya, Resmi Dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV
Penjelasan Lembaga Dewan...
Penjelasan Lembaga Dewan Adat Keraton Solo soal Sosok Dani Nur Adiningrat
Rekomendasi
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved