Ratusan Tenaga Medis di Muratara Demo Tuntut Fasilitas Kerja

Selasa, 28 April 2020 - 18:06 WIB
loading...
Ratusan Tenaga Medis...
Demo Tenaga Medis di Muratara. Foto/SINDOtv/EraNeizma
A A A
MURATARA - Aksi unjuk rasa di tengah pandemi COVID-19 dilakukan tenaga medis dan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, Selasa (28/4/2020), sekitar pukul 09.00 WIB.

Tenaga medis dan pegawai RSUD Rupit yang berjumlah 251 orang itu melakukan aksi damai untuk menuntut 18 item yang berkaitan dengan kesehatan dan fasilitas medis dalam penangganan wabah COVID-19. ( Baca:Pemkot Palembang Belum Ajukan PSBB )

Tuntutan mereka itu mengacu pada keselamatan dan kesehatan tenaga kesehatan dalam penanganan OPD/PDP/COVID-19 yang sesuai dengan sejumlah peraturan perundangan-undangan. Di antaranya, UU No. 36 Tahun 2019 tentang Kesehatan, UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, dan UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Dalam semua peraturan itu dinyatakan adalah hak perawat dan tenaga kesehatan dalam bekerja untuk memperoleh fasilitas kerja sesuai dengan standar, memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu juga perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta memperoleh hak lain sebagaimana ketentuan peraturan UU. Dengan dasar tersebut, terlebih minimnya perhatian pemerintah terhadap tenaga medis maupun pegawai RSUD Rupit, membuat mereka angkat bicara menyampaikan aspirasi, termasuk berkaitan penanganan COVID-19.

Berdasarkan informasi di lapangan, ratusan pendemo tersebut berkumpul sekitar pukul 09.00 WIB di gedung utama RSUD Rupit hingga pukul 10.10 WIB. Tujuannya ingin menyampaikan aspirasi mereka pada Direktur RSUD Rupit terkait tuntutan mereka sebagai tenaga medis maupun pegawai RSUD Rupit.

Bahkan, penyampaian aspirasi mereka sempat berjalan begitu alot saat audiensi perwakilan massa bertemu dengan beberapa anggota dewan maupun Sekda Muratara. Audiensi itu berjalan sekitar setengah jam untuk menyampaikan tuntutan mereka.

Salah seorang pegawai RSUD Rupit, Apek, saat dimintai tanggapan mengenai tuntutan mereka di saat pandemi Corona, mengatakan bahwa demo terpaksa dilakukan agar diperhatikan dan dipenuhi oleh pemerintah daerah.

18 tuntutan yang mereka ajukan kebanyakan menyangkut penanganan COVID-19 di RSUD Rupit. Di antaranya, agar pemerintah memenuhi standar kebutuhan alat pelindung diri dalam penanganan pasien COVID-19. Memberikan suplemen atau gizi tambahan kepada perawat yang bertugas menangani COVID-19. Menempatkan petugas screening awal yang bertanggung jawab dan mengemban tugas yang baik di area IGD dan area poliklinik, serta menyediakan cuci tangan di area tersebut.

“Kami juga meminta agar menjalin kerja sama dengn pihak lain dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik dari pihak TNI maupun Polri demi kelancaran penanganan pasien COVID-19. Melakukan rapid test bagi seluruh pegawai RSUD Rupit tanpa terkecuali dan secara berkala, melakukan rapid test seluruh pasien yang masuk ke rumah sakit tanpa terkecuali. Lalu, membuat SOP yang sah dan berlaku di seluruh elemen rumah sakit yang ada di Rupit”.

Sementara Kapolres Muratara AKBP Adhi Witanto saat dikonfirmasi, membenarkan adanya aksi unjuk rasa tersebut. Namun aksi tersebut menurut Kapolres dilakukan tanpa pemberitahuan. "Jadi mereka melakukan aksinya tanpa pemberitahuan," kata Kapolres.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Rekomendasi
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved