Ingin Depositokan Uang Dolar ke Bank, Nasabah Ini Ditangkap Polisi
Jum'at, 10 Februari 2023 - 17:00 WIB
loading...
Polisi bongkar uang dolar palsu Amerika yang bakal didepositokan ke bank di Kota Bekasi. Foto: MPI/Erfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - Polisi membongkar peredaran uang palsu dengan jenis mata uang Dolar Amerika di Kota Bekasi. Kasus ini berhasil dibongkar, saat pelaku ingin menyetorkan sejumlah uang dolar Amerika ke bank.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kejadian tersebut bermula dari laporan salah satu bank di Kota Bekasi. Saat itu, kata dia, nasabah berinisial YH ingin mendopositokan dolar itu ke bank. Baca juga: Polisi Bongkar Rumah Produksi Uang Dolar Palsu di Tangsel
Dalam laporan itu, kata dia, pihak bank melaporkan adanya nasabah yang menyetorkan sejumlah uang dengan mata uang dolar Amerika. Kemudian pihak teller bank bersama nasabah membuka boks stainles yang berisikan USD.
Usai membuka boks stainles berisi pecahan uang mata asing itu, kata dia, lalu teller bank pun melakukan perhitungan menggunakan mesin detector valuta asing. Ketika dilakukan penghitungan awal, diketahui dalam 100 lembar uang yang telah dihitung hanya satu lembar yang dinyatakan keasliaannya sedangkan sisanya masih diragukan.
"Kemudian pihak bank memberitahu kepada nasabah untuk perhitungan ditunda terlebih dahulu untuk dilakukan verifikasi keasliannya," kata Trunoyudo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/2/2023).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kejadian tersebut bermula dari laporan salah satu bank di Kota Bekasi. Saat itu, kata dia, nasabah berinisial YH ingin mendopositokan dolar itu ke bank. Baca juga: Polisi Bongkar Rumah Produksi Uang Dolar Palsu di Tangsel
Dalam laporan itu, kata dia, pihak bank melaporkan adanya nasabah yang menyetorkan sejumlah uang dengan mata uang dolar Amerika. Kemudian pihak teller bank bersama nasabah membuka boks stainles yang berisikan USD.
Usai membuka boks stainles berisi pecahan uang mata asing itu, kata dia, lalu teller bank pun melakukan perhitungan menggunakan mesin detector valuta asing. Ketika dilakukan penghitungan awal, diketahui dalam 100 lembar uang yang telah dihitung hanya satu lembar yang dinyatakan keasliaannya sedangkan sisanya masih diragukan.
"Kemudian pihak bank memberitahu kepada nasabah untuk perhitungan ditunda terlebih dahulu untuk dilakukan verifikasi keasliannya," kata Trunoyudo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/2/2023).
Lihat Juga :