Kader Posyandu Blitar Digelontor Ribuan Rapid Test COVID-19

Rabu, 15 Juli 2020 - 15:24 WIB
loading...
Kader Posyandu Blitar...
Ilustrasi rapid test COVID-19. Foto/Dok
A A A
BLITAR - Sebanyak 2.000 alat rapid test COVID-19 diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui PKK Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Rapid test akan dipakai untuk memastikan kesehatan seluruh kader Posyandu di wilayah Kecamatan atau Desa yang berstatus zona merah. (Baca juga: 12 Kecamatan di Blitar Masih Didominasi Zona Merah COVID-19 )

"Digunakan kepada kader (Posyandu) yang berada di zona merah yang kasus positifnya banyak," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti kepada wartawan.

Dari 22 kecamatan di Kabupaten Blitar, 12 di antaranya berstatus zona merah, 4 zona oranye, 4 zona kuning dan 2 zona hijau (Wonodadi dan Bakung). Tercatat hingga 14 Juli 2020, kasus positif Covid-19 mencapai 53 kasus dengan perincian, 24 sembuh, 21 dirawat dan 8 meninggal dunia.

"Kecamatan Wlingi dan Wates kader posyandunya dirapid test semua. Kemudian semua desa yang ada kasus positif," kata Krisna Yekti.

Jumlah posyandu di Kabupaten Blitar sebanyak 1.458. Pelaksanaan rapid test COVID-19 akan berjalan bertahap dimulai dari desa zona merah ke desa zona oranye dan kuning. Dalam kegiatan itu ada juga 100 an kader posyandu asal Kecamatan Sanankulon dan Kecamatan Nglegok yang dirapid test di pendopo Kabupaten Blitar.

"Karena Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi ingin tahu bagaimana pelaksanaan rapid test tersebut," kata Krisna Yekti.

Dengan rapid test massal di kalangan kader posyandu, Krisna Yekti berharap kegiatan posyandu yang sempat berhenti karena Corona bisa normal kembali. Terhitung hingga 14 Juli 2020, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 102 orang.

Perinciannya, 56 pulang, 20 dirawat dan 26 meninggal dunia. Sedangkan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.054. Dengan perincian, selesai dipantau dalam 14 hari 984, dipantau 32, dirawat 5 dan 33 meninggal dunia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved