Ini Alasan Pemilik Lahan Tutup Total Akses Jalan Warga di Cicentang Serpong
Senin, 06 Februari 2023 - 08:36 WIB
loading...
Tembok beton menutup total jalan Gang Besan di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).Foto/MPI/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Tembok beton menutup total jalan Gang Besan di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Pemilik lahan menyampaikan alasan menutup total jalan yang telah dipergunakan warga sejak puluhan tahun tersebut.
Jalan itu telah digunakan sejak tahun 1970-an. Lebar jalannya sekira 2 meter dengan panjang sekira 200 meter. Penutupan dilakukan oleh pihak yang mengklaim sebagian akses jalan Gang Besan masuk dalam lahannya.
Pemilik lahan saat ini baru membelinya pada tahun 2005 lalu. Berdasarkan sertifikat yang dimiliki itu lah, lantas pemilik menutupnya dengan tembok beton.
"Jadi waktu itu tahun 2005 dibeli, pemilik itu sudah bilang ke Pak Endang (tokoh warga), nanti suatu saat saya mau pakai saya tutup ya, cuma hanya lisan. Untuk sementara gunakan dulu, nggak apa-apa dikasih pinjam lah," ungkap Bayu Supranoto (41), pihak yang diberikan kepercayaan pemilik untuk mengurus lahan itu pada Senin (06/02/23).
Bayu mengatakan, sekira 8 bulan lalu pemilik menyampaikan kepada pengurus lingkungan akan segera menggunakan lahan yang digunakan sebagai akses jalan Gang Besan.
Mediasi pertemuan dengan warga pun dilakukan disaksikan pihak kelurahan, RT, dan warga juga. "Mediasi awal berjalan mulus, bagus lah, dengan adanya permintaan warga untuk meminta akses jalan keluar. Pengajuan mereka ditampung dan akan kita berikan sebenarnya," katanya.
Menurut Bayu, saat itu keinginan warga yang meminta diberikan akses jalan seukuran 1 meter telah disetujui pemilik. Artinya, jalan gang tidak akan ditutup total.
Jalan itu telah digunakan sejak tahun 1970-an. Lebar jalannya sekira 2 meter dengan panjang sekira 200 meter. Penutupan dilakukan oleh pihak yang mengklaim sebagian akses jalan Gang Besan masuk dalam lahannya.
Pemilik lahan saat ini baru membelinya pada tahun 2005 lalu. Berdasarkan sertifikat yang dimiliki itu lah, lantas pemilik menutupnya dengan tembok beton.
"Jadi waktu itu tahun 2005 dibeli, pemilik itu sudah bilang ke Pak Endang (tokoh warga), nanti suatu saat saya mau pakai saya tutup ya, cuma hanya lisan. Untuk sementara gunakan dulu, nggak apa-apa dikasih pinjam lah," ungkap Bayu Supranoto (41), pihak yang diberikan kepercayaan pemilik untuk mengurus lahan itu pada Senin (06/02/23).
Bayu mengatakan, sekira 8 bulan lalu pemilik menyampaikan kepada pengurus lingkungan akan segera menggunakan lahan yang digunakan sebagai akses jalan Gang Besan.
Mediasi pertemuan dengan warga pun dilakukan disaksikan pihak kelurahan, RT, dan warga juga. "Mediasi awal berjalan mulus, bagus lah, dengan adanya permintaan warga untuk meminta akses jalan keluar. Pengajuan mereka ditampung dan akan kita berikan sebenarnya," katanya.
Menurut Bayu, saat itu keinginan warga yang meminta diberikan akses jalan seukuran 1 meter telah disetujui pemilik. Artinya, jalan gang tidak akan ditutup total.
Lihat Juga :