Puluhan Tenaga Medis RSUD Empat Lawang Diisolasi
Selasa, 28 April 2020 - 14:47 WIB
loading...
Manajemen RSUD Empat Lawang memberikan keterangan pers terkait salah satu dokter positif Corona. Foto/Ist
A
A
A
PALEMBANG - Puluhan tenaga medis yang bertugas di RSUD Empat Lawang menjalani pemeriksaan rapid test dan diisolasi karena satu dokter asal Kota Lubuklinggau yang bertugas tidak tetap positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.
Jubir RSUD Empat Lawang Sukmalini didampingi Ketua Covid-19 RSUD Dian Arie mengatakan, puluhan tenaga medis yang menjalani pemeriksaan rapid test tersebut semuanya bekerja di RSUD Empat Lawang, yang sempat kontak langsung dengan dokter asal Lubuk Linggau itu.
"Sudah dilakukan pemeriksaan tahap pertama ini, alhamdulillah hasilnya negatif dari virus Corona. Saat ini puluhan tenaga medis itu sedang diisolasi di salah satu gedung RSUD Empat Lawang sejak tanggal 25 April. Dalam kondisi sehat dan asupan terpenuhi," ujarnya di RSUD Empat Lawang, Selasa (28/4/2020).
Puluhan tenaga medis itu diisolasi selama 14 hari dan dalam 10 hari ke depan akan diambil kembali dilakukan rapid test yang kedua.
"Selain rapid test juga akan dilakukan pemeriksaan melalui Virus Tranfer Media (VTM) yang dikirim dari Dinkes Provinsi. Hasilnya nanti akan kami umumkan," katanya.
Jubir RSUD Empat Lawang Sukmalini didampingi Ketua Covid-19 RSUD Dian Arie mengatakan, puluhan tenaga medis yang menjalani pemeriksaan rapid test tersebut semuanya bekerja di RSUD Empat Lawang, yang sempat kontak langsung dengan dokter asal Lubuk Linggau itu.
"Sudah dilakukan pemeriksaan tahap pertama ini, alhamdulillah hasilnya negatif dari virus Corona. Saat ini puluhan tenaga medis itu sedang diisolasi di salah satu gedung RSUD Empat Lawang sejak tanggal 25 April. Dalam kondisi sehat dan asupan terpenuhi," ujarnya di RSUD Empat Lawang, Selasa (28/4/2020).
Puluhan tenaga medis itu diisolasi selama 14 hari dan dalam 10 hari ke depan akan diambil kembali dilakukan rapid test yang kedua.
"Selain rapid test juga akan dilakukan pemeriksaan melalui Virus Tranfer Media (VTM) yang dikirim dari Dinkes Provinsi. Hasilnya nanti akan kami umumkan," katanya.
Lihat Juga :