Berkah PPKM Dicabut, Jasa Cuci Sepatu dan Tas Kembali Bergeliat
Rabu, 01 Februari 2023 - 15:11 WIB
loading...
Seorang pegawai tampak melakukan perbaikan sepatu pelanggan di jasa cuci sepatu dan tas. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ), tentu hal ini menjadi keberkahan tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ). Salah satunya, Cuci Factory yang merupakan pelaku jasa perawatan tas dan sepatu merasakan kenaikan jumlah order usai pencabutan tersebut.
"Jadi setelah selesai Covid, tepatnya setelah PPKM dicabut orderan kita cukup meningkat lagi. Karena banyak tas atau sepatu customer yang lama tidak digunakan jadi perlu perawatan khusus ya, misalnya kulit tasnya jadi rapuh dan akhirnya dipercayakan ke Cuci Factory untuk diperbaiki atau ditangani,” kata Manager Operasional Cuci Factory Prastiwi, Rabu (1/2/2023).
Selama dua tahun pandemi, menurut Prastiwi, Cuci Factory merasakan dampak dari ketatnya aturan PPKM. Akibatnya orderan cuci hingga perawatan sepatu dan tas mengalami penurunan. Baca juga: Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut
"Dampaknya penurunannya cukup signifikan, disatu sisi orderan perawatan maupun reparasi terdampak parah. Namun di sisi lain kami secara perusahaan tetap mempertahankan 100 persen karyawan kami tidak ada yang di-PHK atau pengurangan sama sekali," pungkasnya.
Pratiwi mengatakan, selepas pencabutan aturan PPKM, orderan Cuci Factory perlahan namun pasti mulai meningkat. Berkah dari pencabutan PPKM mulai dirasakan.
"Itu baru bener-bener kita rasakan dari penurunan terendah itu sehari orderan masuk hanya di 30 item per hari, tapi mulai naik menjadi 60, 80 sampai sekarang hampir 150 item per harinya. Jadi peningkatannya untuk kembali ke normal benar-benar bertahap ya, kalau sekarang syukur kita sudah dipercaya 70 sampai 80 customer per harinya ada yang visit ke store, ada juga yang menggunakan jasa kurir gratis kita," tuturnya.
"Jadi setelah selesai Covid, tepatnya setelah PPKM dicabut orderan kita cukup meningkat lagi. Karena banyak tas atau sepatu customer yang lama tidak digunakan jadi perlu perawatan khusus ya, misalnya kulit tasnya jadi rapuh dan akhirnya dipercayakan ke Cuci Factory untuk diperbaiki atau ditangani,” kata Manager Operasional Cuci Factory Prastiwi, Rabu (1/2/2023).
Selama dua tahun pandemi, menurut Prastiwi, Cuci Factory merasakan dampak dari ketatnya aturan PPKM. Akibatnya orderan cuci hingga perawatan sepatu dan tas mengalami penurunan. Baca juga: Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut
"Dampaknya penurunannya cukup signifikan, disatu sisi orderan perawatan maupun reparasi terdampak parah. Namun di sisi lain kami secara perusahaan tetap mempertahankan 100 persen karyawan kami tidak ada yang di-PHK atau pengurangan sama sekali," pungkasnya.
Pratiwi mengatakan, selepas pencabutan aturan PPKM, orderan Cuci Factory perlahan namun pasti mulai meningkat. Berkah dari pencabutan PPKM mulai dirasakan.
"Itu baru bener-bener kita rasakan dari penurunan terendah itu sehari orderan masuk hanya di 30 item per hari, tapi mulai naik menjadi 60, 80 sampai sekarang hampir 150 item per harinya. Jadi peningkatannya untuk kembali ke normal benar-benar bertahap ya, kalau sekarang syukur kita sudah dipercaya 70 sampai 80 customer per harinya ada yang visit ke store, ada juga yang menggunakan jasa kurir gratis kita," tuturnya.
Lihat Juga :