Meski Telah Dami Secara Adat, Polres Merangin Tetap Buru Penembak Opertator Alat Berat
Rabu, 01 Februari 2023 - 00:19 WIB
loading...
Polres Merangin, Jambi terus mengusut kasus penembakan terhadap operator alat berata beberapa waktu lalu. (Ist)
A
A
A
MERANGIN - Polres Merangin, Jambi terus mengusut kasus penembakan terhadap operator alat berata beberapa waktu lalu. Meski korban telah mencabut laporannya, namun hal itu tidak menghilangkan pidana .
Kasus Penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap operator alat berat itu terjadi di Desa Sungai Pinang Kecamatan, Sungai Manau Kabupaten Merangin, Jambi pada 11 Desember 2022 lalu.
Meski sudah terjadi perdamaian secara adat yang dilakukan oleh kedua belah Desa yakni Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir Barat tempat tinggal korban dengan Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau, namun polisi tetap memburu pelaku.
Kapolres Merangin Kapolres Merangin AKBP Dewa Nyoman Ngakan Arinata mengungkapkan, bahwa saksi mata yang melihat sewaktu terjadinya penembakan tidak ada, ditambah lagi dengan masalah proyektil yang sampai saat ini masih didalami Polres Merangin.
"Sewaktu terjadinya penembakan, saksi yang melihat di tempat kejadian tidak ada, kalaupun terjadi perdamaian secara Adat kita hormati karena menjaga kearifan budaya lokal dan juga untuk menghindari terjadi konflik antar dua desa tersebut, tapi kalau untuk masalah pidananya tidak bisa dihilangkan" ujar Kapolres Selasa (31/1/2023).
Kasus Penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap operator alat berat itu terjadi di Desa Sungai Pinang Kecamatan, Sungai Manau Kabupaten Merangin, Jambi pada 11 Desember 2022 lalu.
Meski sudah terjadi perdamaian secara adat yang dilakukan oleh kedua belah Desa yakni Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir Barat tempat tinggal korban dengan Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau, namun polisi tetap memburu pelaku.
Kapolres Merangin Kapolres Merangin AKBP Dewa Nyoman Ngakan Arinata mengungkapkan, bahwa saksi mata yang melihat sewaktu terjadinya penembakan tidak ada, ditambah lagi dengan masalah proyektil yang sampai saat ini masih didalami Polres Merangin.
"Sewaktu terjadinya penembakan, saksi yang melihat di tempat kejadian tidak ada, kalaupun terjadi perdamaian secara Adat kita hormati karena menjaga kearifan budaya lokal dan juga untuk menghindari terjadi konflik antar dua desa tersebut, tapi kalau untuk masalah pidananya tidak bisa dihilangkan" ujar Kapolres Selasa (31/1/2023).
Lihat Juga :