Laznas LMI Panen Padi untuk Ketahanan Pangan Dhuafa
Selasa, 14 Juli 2020 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Setelah panen, padi tersebut akan diproses berupa penjemuran, penggilingan dan pengemasan. Baru akan didistribusikan. (Baca juga: Perawat Puskesmas di Probolinggo Meninggal karena COVID-19 )
“Setelah panen di Madiun ini, kami akan bekerja sama dengan masjid-masjid di Jawa Timur sebagai mitra untuk mendistribusikan kepada warga sekitar masjid, terlebih yang fakir dan miskin,” tegasnya.
Senada, Manajer Pemberdayaan Laznas LMI Andri Afianto, berharap agar di era pandemi ini masyarakat bisa berbondong-bondong untuk menyiapkan pangan untuk masyarakat, terlebih yang membutuhkan.
“Mari kita bantu petani, beli gabah mereka dengan harga yang lebih layak, hasil panennya kita distribusikan lagi untuk membantu masyarakat miskin,” katanya.
“Sampai saat ini Laznas LMI memiliki wakaf Infaq Jariyah Produktif (IJAPRO) berupa tanah yang digarap untuk menanam padi di Madiun, Pasuruan, dan akan meluaskan ke daerah-daerah lainnya.” Pungkasnya.
“Setelah panen di Madiun ini, kami akan bekerja sama dengan masjid-masjid di Jawa Timur sebagai mitra untuk mendistribusikan kepada warga sekitar masjid, terlebih yang fakir dan miskin,” tegasnya.
Senada, Manajer Pemberdayaan Laznas LMI Andri Afianto, berharap agar di era pandemi ini masyarakat bisa berbondong-bondong untuk menyiapkan pangan untuk masyarakat, terlebih yang membutuhkan.
“Mari kita bantu petani, beli gabah mereka dengan harga yang lebih layak, hasil panennya kita distribusikan lagi untuk membantu masyarakat miskin,” katanya.
“Sampai saat ini Laznas LMI memiliki wakaf Infaq Jariyah Produktif (IJAPRO) berupa tanah yang digarap untuk menanam padi di Madiun, Pasuruan, dan akan meluaskan ke daerah-daerah lainnya.” Pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :