Sebut Samanhudi Senior, Wali Kota Blitar Santoso Klaim Hubungannya Baik-baik Saja
Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Setelah melalui pendalaman penyidikan kepada tiga orang pelaku perampokan yang telah tertangkap, akhirnya pada Jumat (27/1/2023) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, meringkus Samanhudi Anwar. Samanhudi diduga sebagai otak di balik aksi perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar.
Santoso mengatakan, dirinya dan Samanhudi Anwar memiliki kedekatan yang berlangsung cukup lama. Keduanya merupakan kolega. Saat Samanhudi masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Blitar, kata Santoso dirinya sebagai Sekwannya.
Begitu juga saat Samanhudi Anwar menjabat Wali Kota Blitar periode pertama (2010-2015), ia sempat menjadi Sekdanya (sekretaris daerah). Santoso bahkan menjadi Wakil Wali Kota Blitar saat Samanhudi kembali terpilih sebagai Wali Kota Blitar di periode kedua (2016-2021).
Baca juga: Gempa Berpusat di Darat Magnitudo 4,0 Guncang Bandung
Kepemimpinan Samanhudi Anwar berhenti di tengah jalan saat terjaring OTT KPK kasus gratifikasi pada Juni 2018. "Jadi selama ini saya anggap tetap sebagai atasan atau pimpinan yang saya selalu menghargai," ungkap Santoso.
Karena itu, sejak awal Santoso mengaku tidak pernah membayangkan jika dalam peristiwa perampokan itu ada keterlibatan Samanhudi Anwar. Santoso mengaku selalu berfikir positif terhadap apa yang terjadi. "Tidak pernah terbayangkan sebelumnya," katanya.
Santoso mengatakan, dirinya dan Samanhudi Anwar memiliki kedekatan yang berlangsung cukup lama. Keduanya merupakan kolega. Saat Samanhudi masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Blitar, kata Santoso dirinya sebagai Sekwannya.
Begitu juga saat Samanhudi Anwar menjabat Wali Kota Blitar periode pertama (2010-2015), ia sempat menjadi Sekdanya (sekretaris daerah). Santoso bahkan menjadi Wakil Wali Kota Blitar saat Samanhudi kembali terpilih sebagai Wali Kota Blitar di periode kedua (2016-2021).
Baca juga: Gempa Berpusat di Darat Magnitudo 4,0 Guncang Bandung
Kepemimpinan Samanhudi Anwar berhenti di tengah jalan saat terjaring OTT KPK kasus gratifikasi pada Juni 2018. "Jadi selama ini saya anggap tetap sebagai atasan atau pimpinan yang saya selalu menghargai," ungkap Santoso.
Karena itu, sejak awal Santoso mengaku tidak pernah membayangkan jika dalam peristiwa perampokan itu ada keterlibatan Samanhudi Anwar. Santoso mengaku selalu berfikir positif terhadap apa yang terjadi. "Tidak pernah terbayangkan sebelumnya," katanya.
Lihat Juga :