Pengurus DPW PPP DKI termasuk Anak Haji Lulung Dicopot, Diduga Dukung Anies?
Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:15 WIB
loading...
Pengurus DPW PPP DKI Jakarta termasuk anak Haji Lulung, Guruh Tirta Lunggana dan Sekretaris DPW PPP DKI Najmi Mumtaza Rabbany alias Gus Najmi dicopot. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany alias Gus Najmi buka suara terkait pencopotan sejumlah pengurus PPP DKI yang dilakukan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Mardiono. Anak Abraham Lunggana alias Haji Lulung , Guruh Tirta Lunggana juga termasuk yang dicopot dari jabatan Ketua DPW PPP DKI.
Gus Najmi menilai pencopotan dirinya dan sejumlah pengurus termasuk putra Haji Lulung diduga imbas mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
"Narasi yang berkembang memang di antaranya persoalan kedekatan manuver PPP DKI Jakarta selama ini dengan salah satu bakal calon yakni Anies Baswedan," ujar Gus Najmi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2023).
Baca juga: Anak Haji Lulung Dicopot dari Jabatan Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Ada Apa?
Menurut dia, dukungan DPW PPP DKI ke Anies melalui proses demokratis dan melibatkan unsur kader dari tingkat bawah. Diketahui, dukungan secara resmi disampaikan dalam dua agenda yakni Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PPP DKI dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PPP se-DKI Jakarta.
"Memang jika berkaitan dengan rekomendasi tersebut adalah pilihan rasional dan proses politik yang demokratis, karena melalui mekanisme musyawarah dan permintaan dari konstituen PPP," katanya.
Gus Najmi menilai pencopotan dirinya dan sejumlah pengurus termasuk putra Haji Lulung diduga imbas mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
"Narasi yang berkembang memang di antaranya persoalan kedekatan manuver PPP DKI Jakarta selama ini dengan salah satu bakal calon yakni Anies Baswedan," ujar Gus Najmi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2023).
Baca juga: Anak Haji Lulung Dicopot dari Jabatan Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Ada Apa?
Menurut dia, dukungan DPW PPP DKI ke Anies melalui proses demokratis dan melibatkan unsur kader dari tingkat bawah. Diketahui, dukungan secara resmi disampaikan dalam dua agenda yakni Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PPP DKI dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PPP se-DKI Jakarta.
"Memang jika berkaitan dengan rekomendasi tersebut adalah pilihan rasional dan proses politik yang demokratis, karena melalui mekanisme musyawarah dan permintaan dari konstituen PPP," katanya.
Lihat Juga :