Rewel dan Menangis, Balita Tewas Dianiaya Ibu Kandung di Cakung

Rabu, 25 Januari 2023 - 18:37 WIB
loading...
Rewel dan Menangis,...
Balita tewas dianiaya ibu kandung di Cakung, Jakarta Timur. Foto/MPI/M Farhan
A A A
JAKARTA - Seorang ibu tega menganiaya anaknya yang masih berusia dua tahun satu bulan hingga tewas mengenaskan. Kasus sadis ini terjadi di Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pelaku NK tega menganiaya anak kandungnya NA (2) lantaran kesal dan tidak tahan dengan tangisan anaknya. Diketahui, NA ditemukan tewas oleh keluarganya dengan dalih dari NK, bahwa korban wafat karena mengalami kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek Cakung, Kompol Syarifah menjelaskan warga dan keluarga dari NK menemukan kejanggalan pada jenazah NA saat dimandikan. Ia menjelaskan pada jenazah korban terdapat luka-luka di dahi, leher dan lengan tangan kanan.

Baca juga: Sadis, Ayah Kandung Aniaya Bayi Usia 17 Bulan Hingga Syarafnya Rusak

”Pada Senin, 23 Januari 2023 jam 20.00 WIB, NK datang sambil membawa korban keadaan meninggal dunia ke rumah orang tuanya di Pulogebang, Cakung. Saat dimandikan ditemukan luka di dahi, leher dan lengan tangan kanan,” kata Syarifah, Rabu (25/1/2023).

Saat ditanyakan, kata dia, NA menjawab bahwa terjadi kecelakaan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Lantaran adanya kejanggalan, sejumlah warga melaporkan situasi tersebut ke Polsek Cakung. Saat menanyakan situasi korban kepada NK, dia hanya bisa menangis.

”NK setiap ditanya hanya menangis saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Cakung. Sedangkan korban di kirim ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan autopsi,” terangnya. Baca juga: Ibu Muda di Surabaya Tega Aniaya Bayinya hingga Tewas

Syarifah juga menuturkan, NK pun akhirnya mengaku bahwa kejadian tersebut dilakukan di rumah kontrakannya yakni di wilayah Kampung Tanah 80, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.Menurut NK, kejadian berawal kurang lebih seminggu sebelumnya.

”Korban nangis, NK kesal dan menendang korban hingga jatuh dan tangannya terpelintir sehingga kepala bagian kening terbentur. Selanjutnya dibawa ke tukang urut dan diurut dikasih kencur dan diperban sendiri oleh NK,” ungkapnya.

Menurut Syarifah, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pihaknya menyerahkan kasus tersebut beserta NK ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Polrestro Jakarta Timur. ”NK sudah kami tetap menjadi tersangka,”

Selain menahan tersangka, polisi juga menyita barang bukti satu kain jarik dan satu kaus lengan pendek yang dipakai korban. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Zaskia Adya Mecca...
Anak Zaskia Adya Mecca Jadi Saksi Sidang Pemukulan Karyawan, Langsung Maafkan Terdakwa
Kasus Penyiram Andrie...
Kasus Penyiram Andrie Yunus, 4 Tersangka Dijerat Pasal Berlapis Penganiayaan Berencana
Akhirnya Pulomas Tower...
Akhirnya Pulomas Tower Siap Meluncur, Tawarkan Akses Tanpa Batasan
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved