Gandeng Sejumlah Komunitas, Pencak Silat MTsN 4 Jaksel Bersih-bersih Kali Krukut
Selasa, 24 Januari 2023 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Dimainkan bersama alat musik lain dan tarian bernuansa silat. Gong Si Bolong ditemukan pada tahun 1549 di tepi Sungai Krukut, yang saat itu bersih dan menjadi lokasi wisata di Kota Depok.
“Kami berharap siswa-siswa kami terus mempelajari, memahami dan memperkenalkan Gong Si Bolong dalam event internasional sekaligus menunaikan pesan harmoni dan moderasi beragama untuk bersama-sama menjaga alam, khususnya lingkungan Sungai Krukut, tempat ditemukan pertama kali alat musik Gong Si Bolong,” terang Tengku.
Syauqy Faza Mukti Al Haritsy, salah seorang siswa pelaksana Siber Sungai Krukut menyatakan, komunitas pencak silat bekerja sama dengan budayawan, remaja lintas agama melakukan aksi bersih Sungai Krukut, merupakan bentuk nyata budaya moderasi beragama untuk menjaga alam. “Mengangkat nilai-nilai toleransi demi kebersamaan menjaga alam bersama komunitas lintas agama,” ujarnya. Baca juga: Cegah Banjir, Pemkot Depok Keruk Kali Krukut Pancoran Mas
Siswa MTsN 4 Jakarta yaitu Syauqy Faza Mukti Al Haritsy (warga Cilodong, Depok), Shafa Raihanah (warga Beji, Depok), Khaydar Aliy Mufaza (warga Cimanggis, Depok) bersama Arung Lazuardi Wicaksono (warga Jakarta Utara), dan Shakeela Batrisya Ariviaputri (warga Jakarta Selatan) menggerakkan remaja lintas agama menjaga keseimbangan alam.
“Kami berharap siswa-siswa kami terus mempelajari, memahami dan memperkenalkan Gong Si Bolong dalam event internasional sekaligus menunaikan pesan harmoni dan moderasi beragama untuk bersama-sama menjaga alam, khususnya lingkungan Sungai Krukut, tempat ditemukan pertama kali alat musik Gong Si Bolong,” terang Tengku.
Syauqy Faza Mukti Al Haritsy, salah seorang siswa pelaksana Siber Sungai Krukut menyatakan, komunitas pencak silat bekerja sama dengan budayawan, remaja lintas agama melakukan aksi bersih Sungai Krukut, merupakan bentuk nyata budaya moderasi beragama untuk menjaga alam. “Mengangkat nilai-nilai toleransi demi kebersamaan menjaga alam bersama komunitas lintas agama,” ujarnya. Baca juga: Cegah Banjir, Pemkot Depok Keruk Kali Krukut Pancoran Mas
Siswa MTsN 4 Jakarta yaitu Syauqy Faza Mukti Al Haritsy (warga Cilodong, Depok), Shafa Raihanah (warga Beji, Depok), Khaydar Aliy Mufaza (warga Cimanggis, Depok) bersama Arung Lazuardi Wicaksono (warga Jakarta Utara), dan Shakeela Batrisya Ariviaputri (warga Jakarta Selatan) menggerakkan remaja lintas agama menjaga keseimbangan alam.
(mhd)
Lihat Juga :