Wowon Tersangka Pembunuhan Berantai Klaim Rumah dan Mobil Orang untuk Tipu TKW

Selasa, 24 Januari 2023 - 21:13 WIB
loading...
Wowon Tersangka Pembunuhan...
Rumah kontrakan di Bantargebang, Kota Bekasi jadi saksi bisu korban pembunuhan berantai. Pelakunya yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Tersangka kasus serial killer atau pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki mengklaim rumah dan mobil orang untuk menipu Tenaga Kerja Wanita (TKW). Dengan begitu, korban yakin lalu menyerahkan uangnya untuk digandakan.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menuturkan berdasarkan keterangan saksi, ada salah satu TKW yang mendatangi Wowon lalu dia menunjukkan rumah dan mobilnya sebagai bukti untuk meyakinkan korban.

"Setelah ditelusuri mobil dan rumah itu milik orang lain. Meyakinkan supaya korban tetap mengirimkan uang," kata Hengki di Polda Metro Jaya, Selasa (24/1/2023).
Baca juga: Sadis! Wowon Tersangka Pembunuhan Berantai Punya 6 Istri, 3 Dibunuh

Para korban penipuan awalnya bertemu Wowon. Setelah itu, Wowon seolah-olah bisa menggandakan uang yang ada di amplop. "Misalnya seribu tiba-tiba dibuat sedemikian rupa isinya menjadi sepuluh ribu," ujarnya.

Wowon Cs juga melakukan penipuan dengan modus operandi menggunakan sistem multi level marketing (MLM). Melalui MLM, Wowon menguras kekayaan para korban.

"Sistemnya seperti MLM. Mereka ada downline, dari Siti misal mengajak temannya lagi untuk menggandakan uangnya," kata Hengki.

Tercatat 11 TKW menjadi korban. Mereka mengirimkan sejumlah uang kepada tersangka Dede Solehudin lalu dibagi bertiga. Korban mengirim melalui dua cara yakni transfer rekening dan western union.

Penyidik mendata para korban yang mengirim uang melalui transfer rekening dan western union. Hasilnya masih ada TKW yang berada di luar negeri dan TKW yang telah kembali ke Indonesia.


"Beberapa orang sudah kembali ke Indonesia dan dalam perjalanan ke Polda Metro Jaya untuk kita ambil keterangan. Ada tiga orang, sisanya sedang kami cari," kata Hengki.

Korban TKW yang belum dapat dihubungi, penyidik akan menelusuri dengan mencari keluarga TKW di Indonesia. "Kami hubungi keluarganya untuk mencari keberadaan korban penipuan," ujarnya.

Tiga tersangka pembunuhan berantai yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin menghabisi 9 orang yang rata-rata masih punya hubungan keluarga. Sembilan korban tewas yakni Siti, Farida, Noneng, Wiwin, Halimah, Ai Maemunah, Bayu, Ridwan Abdul Muiz, serta Riswandi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Berita Terkini
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved