3 Kisah Menarik dari Tombak Kyai Pleret, Pusaka Legendaris Para Raja Jawa Kuno
Sabtu, 21 Januari 2023 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Namun, hal tersebut berbeda dengan tombak kyai pleret ini. Konon, mata tombak tersebut berasal dari alat vital Maulana Maghribi yang kala itu dituntut untuk menikahi Rasa Wulan.
Singkatnya, kala itu Maulana Maghribi sedang berada di Sendang Beji. Secara tidak sengaja, dia melihat Rasa Wulan yang tengah mandi tanpa busana di sendang tersebut.
Kemudian, secara kebetulan juga tetesan sperma Maulana Maghribi menetes ke aliran sendang tersebut dan membuat Rasa Wulan hamil. Merasa tak menghamilinya, Maulana Maghribi terus mengelak bahkan sampai melepaskan alat vitalnya.
Konon, alat vital tersebutlah yang secara ajaib berubah menjadi sebilah mata tombak bernama Kanjeng Kyai Pleret.
2. Digunakan Para Raja Jawa Kuno
Terlepas dari kisah asal usul tombak kyai pleret yang terbilang cukup menarik, pada perkembangannya, senjata berupa mata tombak tersebut diwariskan secara turun temurun kepada para Raja Jawa yang bertahta.
Seiring waktu, senjata pusaka ini lebih banyak dikenal sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Mataram dan saat ini masih tersimpan di keraton.
Singkatnya, kala itu Maulana Maghribi sedang berada di Sendang Beji. Secara tidak sengaja, dia melihat Rasa Wulan yang tengah mandi tanpa busana di sendang tersebut.
Kemudian, secara kebetulan juga tetesan sperma Maulana Maghribi menetes ke aliran sendang tersebut dan membuat Rasa Wulan hamil. Merasa tak menghamilinya, Maulana Maghribi terus mengelak bahkan sampai melepaskan alat vitalnya.
Konon, alat vital tersebutlah yang secara ajaib berubah menjadi sebilah mata tombak bernama Kanjeng Kyai Pleret.
2. Digunakan Para Raja Jawa Kuno
Terlepas dari kisah asal usul tombak kyai pleret yang terbilang cukup menarik, pada perkembangannya, senjata berupa mata tombak tersebut diwariskan secara turun temurun kepada para Raja Jawa yang bertahta.
Seiring waktu, senjata pusaka ini lebih banyak dikenal sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Mataram dan saat ini masih tersimpan di keraton.
Lihat Juga :