DKI Pagari Tebet Eco Park, Rampung Maret 2023
Senin, 19 Desember 2022 - 22:05 WIB
“Pagar ini dirancang untuk menjaga keterbukaan taman dengan visibilitas maksimal sesuai fungsi dan tujuan awal desain taman yang hijau dan terbuka. Namun, tetap menjaga fungsi pagar sebagai batas pengaman area taman sehingga turut mencegah penyalahgunaan area taman,” sambungnya.
Pagar dibangun permanen sepanjang 1.700 meter persegi yang mengelilingi seluruh taman menggunakan bahan perforated steel.
Pemagaran tidak menggunakan APBD melainkan melalui skema SP3L (Surat Persetujuan Penunjukan Penggunaan Lokasi atau Lahan) yang merupakan kewajiban bagi pengembang yang melakukan pembangunan kawasan di atas 5.000 meter di Jakarta.
Izin prinsip terkait pembangunan pagar dan pemasangan sensor jembatan di TEP juga telah terbit pada September 2022. Kemudian, dilanjutkan pemagaran yang direncanakan selesai pada Maret 2023.
Pagar dibangun permanen sepanjang 1.700 meter persegi yang mengelilingi seluruh taman menggunakan bahan perforated steel.
Pemagaran tidak menggunakan APBD melainkan melalui skema SP3L (Surat Persetujuan Penunjukan Penggunaan Lokasi atau Lahan) yang merupakan kewajiban bagi pengembang yang melakukan pembangunan kawasan di atas 5.000 meter di Jakarta.
Izin prinsip terkait pembangunan pagar dan pemasangan sensor jembatan di TEP juga telah terbit pada September 2022. Kemudian, dilanjutkan pemagaran yang direncanakan selesai pada Maret 2023.
(jon)
Lihat Juga :