NU Kutuk Keras Aksi Terorisme di Saat Jabar Dilanda Bencana Alam

Rabu, 07 Desember 2022 - 22:58 WIB
KH Juhadi Muhamad usai menggelar salat Istigasah di lokasi gempa Pesantren Miftahul Huda Al Maarif Kampung Kawunggading, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Rabu (7/12/2022). Foto: MPI/Ricky Susan
CIANJUR - Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jabar KH Juhadi Muhamad mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung. Apalagi aski teror itu terjadi di saat Jawa Barat sedang fokus pemulihan bencana gempa di Cianjur.

“Saya Ketua PWNU Jawa Barat beserta Ketua PCNU se-Jawa Barat mengutuk keras aksi terorisme di Polsek Astana Anyar, kami sangat menyesalkan terhadap pengeboman tersebut karena situasi kita sebenarnya lagi kondisi musibah di Jawa Barat, tapi ada orang-orang yang sengaja memperkeruh persoalan yang ada di Jawa Barat, tentu kami sangat mengutuk keras," katanya usai menggelar salat Istigasah di lokasi gempa Pesantren Miftahul Huda Al Ma'arif Kampung Kawunggading, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (7/12/2022).



Baca juga: Kronologi Bom Bunuh Diri Meledak di Mapolsek Astana Anyar Bandung

Menurutnya, aksi tersebut tak termaafkan karena sampai jatuh korban meninggal dan korban luka bahkan ada warga yang sedang lewat ikut terluka. "Akhirnya jatuh korban yang tak bersalah, ini sungguh disesalkan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!