Mencekam! Terjangan Lahar Dingin Gunung Semeru Akibatkan Sumberlangsep Terisolir
Selasa, 06 Desember 2022 - 19:13 WIB
Cak Thoriq, sapaan akrab Thoriqul Haq menyebut, ada sekitar 470 jiwa yang menghuni Dusun Sumberlangsep yang terisolir. Mereka telah dikumpulkan di satu titik dan siaga.
Petugas dari BPBD maupun Basarnas juga telah bersiaga sembari mengimbau masyarakat agar tidak mendekat aliran lahar dingin untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Begini Situasi Terkini
"Masyarakat yang berdekatan di aliran lahar agar tidak mendekat, kita antisipasi keadaan sewaktu-waktu harus evakuasi, tetapi sejauh ini masih aman. Walaupun kita lihat tadi alirannya sudah di atas jembatan," kata Cak Thoriq.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Jugosari, Mahmudi menjelaskan, lahar dingin terjadi pada Senin kemarin (5/12/2022) sehingga menutup jembatan yang menghubungkan Dusun Sumberlangsep, dengan Desa Jugosari. Masyarakat sekitar pada pagi hari juga sempat membersihkan material vulkanik yang menutupi jembatan.
"Kemarin besar, tapi intensitas airnya lebih besar sekarang. Masyarakat untuk yang di Sumberlangsep sudah ada di titik kumpul, masyarakat sini kita tetap siaga," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas dengan ditandai luncuran awan panas beberapa kali. Terjauh sepanjang Minggu (4/12/2022) awan panas meluncur hingga radius 13 kilometer dan 7 kilometer ke arah barat daya.
Petugas dari BPBD maupun Basarnas juga telah bersiaga sembari mengimbau masyarakat agar tidak mendekat aliran lahar dingin untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Begini Situasi Terkini
"Masyarakat yang berdekatan di aliran lahar agar tidak mendekat, kita antisipasi keadaan sewaktu-waktu harus evakuasi, tetapi sejauh ini masih aman. Walaupun kita lihat tadi alirannya sudah di atas jembatan," kata Cak Thoriq.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Jugosari, Mahmudi menjelaskan, lahar dingin terjadi pada Senin kemarin (5/12/2022) sehingga menutup jembatan yang menghubungkan Dusun Sumberlangsep, dengan Desa Jugosari. Masyarakat sekitar pada pagi hari juga sempat membersihkan material vulkanik yang menutupi jembatan.
"Kemarin besar, tapi intensitas airnya lebih besar sekarang. Masyarakat untuk yang di Sumberlangsep sudah ada di titik kumpul, masyarakat sini kita tetap siaga," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas dengan ditandai luncuran awan panas beberapa kali. Terjauh sepanjang Minggu (4/12/2022) awan panas meluncur hingga radius 13 kilometer dan 7 kilometer ke arah barat daya.
Lihat Juga :