Kondektur Bus-Tukang Beca di Medan Rampok Penumpang di flyover Amplas
Kamis, 09 Juli 2020 - 22:41 WIB
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak menembak satu di antara dua tersangka pelaku perampokan di halte bis flyover Amplas Medan. Foto/Sartana N
MEDAN - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak menembak satu di antara dua tersangka pelaku perampokan di halte bus flyover Amplas terhadap Josua Simbolon (29) warga Labuhanbatu Utara (Labura).
Tersangka yang terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur serta tidak menghiraukan tiga kali tembakan peringatan yakni, Marko Harianja (30) alias Ego, seorang tukang beca, warga Jalan Garu III Gang Melati, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas.
Sedangkan rekannya diamankan polisi yang turut dalam aksi perampokan itu, Eko Syaputra (26) alias Jawa Medan, merupakan seorang residivis yang sehari-hari bekerja sebagai kondektur bus, warga Jalan Bajak II No.19 Kebun Kopi, Patumbak.
Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa perampokan yang dialami Josua tersebut, ketika ia sedang menunggu Bus di Jalan Sisingamangaraja KM 8.5, tepatnya di halte bis flyover Amplas, Senin (22/6/2020) silam. (Baca juga: 3 Hari Pesta Perawan di Kontrakan, 3 Pria dan 2 Wanita Bugil Diamankan )
Tersangka yang terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur serta tidak menghiraukan tiga kali tembakan peringatan yakni, Marko Harianja (30) alias Ego, seorang tukang beca, warga Jalan Garu III Gang Melati, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas.
Sedangkan rekannya diamankan polisi yang turut dalam aksi perampokan itu, Eko Syaputra (26) alias Jawa Medan, merupakan seorang residivis yang sehari-hari bekerja sebagai kondektur bus, warga Jalan Bajak II No.19 Kebun Kopi, Patumbak.
Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa perampokan yang dialami Josua tersebut, ketika ia sedang menunggu Bus di Jalan Sisingamangaraja KM 8.5, tepatnya di halte bis flyover Amplas, Senin (22/6/2020) silam. (Baca juga: 3 Hari Pesta Perawan di Kontrakan, 3 Pria dan 2 Wanita Bugil Diamankan )
Lihat Juga :