Viral Polisi di Sulsel Curhat soal Dugaan Mafia Polri
Sabtu, 03 Desember 2022 - 04:23 WIB
Diketahui, Aipda Akhsan membuat rekaman video itu karena kecewa dipindahtugaskan ke dari Polres Palopo ke Polres Tana Toraja. Pascaviral di media sosial terkait pernyataan bawahannya, Polda Sulsel bereaksi, membantah soal tuduhan mafia di tubuh Polri.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, pernyataan Aipda Akhsan tidak benar. Polda Sulsel menyayangkan opini yang disebarkan Aipda Akhsan dengan membuat rekaman video menuduh ada mafia di tubuh Polri. "Opini yang disebarkan di masyarakat itu menjadi liar," kata Kabid Humas Polda Sulsel.
Saat ini, ujar Kombes Pol Komang Suartana, Aipda Akhsan telah ditahan di Polres Tana Toraja. "Sebelumnya, Akhsan telah diperiksa Propam Polda Sulsel. Selain video tersebut, banyak catatan buruk Aipda Akhsan selama berkarier di kepolisian.
"Polda sulsel menegaskan tuduhan Aipda Akhsan tidak berdasarkan bukti. Setelah dilakukan penyelidikan, tidak ditemukan ada penyuapan terkait penerimaan anggota maupun kenaikan pangkat untuk perwira," ujar Kombes Pol Komang Suartana.
Dia menuturkan, dari peristiwa ini Polri, khususnya Polda Sulsel berbenah. "Mafia dalam Korps Bhayangkara yang selalu dutuduhkan harus menjadi perhatian serius dan segera diberantas," tutur Kombes Pol Komang Suartana.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, pernyataan Aipda Akhsan tidak benar. Polda Sulsel menyayangkan opini yang disebarkan Aipda Akhsan dengan membuat rekaman video menuduh ada mafia di tubuh Polri. "Opini yang disebarkan di masyarakat itu menjadi liar," kata Kabid Humas Polda Sulsel.
Saat ini, ujar Kombes Pol Komang Suartana, Aipda Akhsan telah ditahan di Polres Tana Toraja. "Sebelumnya, Akhsan telah diperiksa Propam Polda Sulsel. Selain video tersebut, banyak catatan buruk Aipda Akhsan selama berkarier di kepolisian.
"Polda sulsel menegaskan tuduhan Aipda Akhsan tidak berdasarkan bukti. Setelah dilakukan penyelidikan, tidak ditemukan ada penyuapan terkait penerimaan anggota maupun kenaikan pangkat untuk perwira," ujar Kombes Pol Komang Suartana.
Dia menuturkan, dari peristiwa ini Polri, khususnya Polda Sulsel berbenah. "Mafia dalam Korps Bhayangkara yang selalu dutuduhkan harus menjadi perhatian serius dan segera diberantas," tutur Kombes Pol Komang Suartana.
(msd)
Lihat Juga :