Curi Uang Rp50.000 di Kotak Amal, Pengangguran Ini Nyaris Dihajar Warga
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:12 WIB
"Kejadiannya dini hari karena warga yang berdekatan dengan masjid mendengar suara alarm di masjid bunyi. Saat dilihat ternyata uang di kotal amal ada yang ngambil dengan cara membobol kunci gemboknya," ungkap Bhabinkamtibmas Kelurahan Baros Bripka Saepudin kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).
Menurutnya ketika tertangkap, warga kemudian menggeledah pelaku dan didapati uang recehan senilai kurang dari Rp50.000 yang diduga kuat diambil dari kotak amal masjid. Pelaku yang merupakan pria pengangguran tersebut, tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan, lalu membawa pelaku ke Mapolsek Cimahi Selatan.
"Pelaku berhasil diamankan jadi tidak ada aksi main hakim sendiri. Dia kini ditahan di Mapolsek Cimahi Selatan," ucapnya.(Baca juga : Tes Swab Mandiri, Ayah dan Dua Anaknya di Cimahi Positif COVID-19 )
Terkait peristiwa ini, pihaknya mengimbau agar warga mengintensifkan siskamling untuk menghindari pencurian. Selain itu disarankan kepada pengelola atau DKM masjid untuk memasang CCTV sehingga bisa memudahkan penyelidikan ketika ada aksi kriminalitas.
"Kalau ada CCTV bisa jadi orang akan segan melakukan kejahatan. Termasuk jadi barang bukti ketika terjadi aksi kejahatan," pungkasnya.
Menurutnya ketika tertangkap, warga kemudian menggeledah pelaku dan didapati uang recehan senilai kurang dari Rp50.000 yang diduga kuat diambil dari kotak amal masjid. Pelaku yang merupakan pria pengangguran tersebut, tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan, lalu membawa pelaku ke Mapolsek Cimahi Selatan.
"Pelaku berhasil diamankan jadi tidak ada aksi main hakim sendiri. Dia kini ditahan di Mapolsek Cimahi Selatan," ucapnya.(Baca juga : Tes Swab Mandiri, Ayah dan Dua Anaknya di Cimahi Positif COVID-19 )
Terkait peristiwa ini, pihaknya mengimbau agar warga mengintensifkan siskamling untuk menghindari pencurian. Selain itu disarankan kepada pengelola atau DKM masjid untuk memasang CCTV sehingga bisa memudahkan penyelidikan ketika ada aksi kriminalitas.
"Kalau ada CCTV bisa jadi orang akan segan melakukan kejahatan. Termasuk jadi barang bukti ketika terjadi aksi kejahatan," pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :