Mengintip Megahnya Fasilitas Pasar Al Mahirah Lamdingin Banda Aceh
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:31 WIB
Dengan luas total bangunan 5.934 ribu meter persegi, pasar tersebut mampu menampung ratusan pedagang yang menempati kios-kios dan lapak-lapak jualan sedari soft launching pada 15 Juni lalu. Sebagaian besar dari mereka merupakan eks pedagang di Pasar Peunayong. Ada juga sejumlah pedagang ikan eceran yang sebelumnya berjualan di Pasar Samudera Perikanan Lampulo.
Amatan di lokasi, penataan aneka ragam dagangan sudah terlihat rapi. Sayuran, rempah-rempah dan bumbu dapur lainnya dipisahkan dengan daging ayam, sapi, dan ikan. Dengan begitu, para konsumen lebih mudah memilah dan membeli bahan makanan yang dibutuhkan.
Kenyamanan berbelanja di Pasar Al Mahirah diakui sendiri oleh salah satu pengunjung, Fatimah (58), warga Ateuk Pahlawan. “Belanja di sini nyaman. Pedagang pun diatur sedemikian rupa dan dikelompokkan sesuai dengan jenis komoditas yang dijual sehingga memudahkan kami ibu-ibu untuk berbelanja, ” katanya.
“Sudah itu jauh dari kesan kumuh dan becek karena lantainya bersih. Halaman pasarnya juga sudah dipasang paving block walau belum semuanya. Menurut saya pasar ini layak dijadikan sebagai pasar induk atau pasar utama Banda Aceh. Terima kasih Pak Wali dan Pemko Banda Aceh yang telah membuka pasar baru ini,” katanya lagi.
Amatan di lokasi, penataan aneka ragam dagangan sudah terlihat rapi. Sayuran, rempah-rempah dan bumbu dapur lainnya dipisahkan dengan daging ayam, sapi, dan ikan. Dengan begitu, para konsumen lebih mudah memilah dan membeli bahan makanan yang dibutuhkan.
Kenyamanan berbelanja di Pasar Al Mahirah diakui sendiri oleh salah satu pengunjung, Fatimah (58), warga Ateuk Pahlawan. “Belanja di sini nyaman. Pedagang pun diatur sedemikian rupa dan dikelompokkan sesuai dengan jenis komoditas yang dijual sehingga memudahkan kami ibu-ibu untuk berbelanja, ” katanya.
“Sudah itu jauh dari kesan kumuh dan becek karena lantainya bersih. Halaman pasarnya juga sudah dipasang paving block walau belum semuanya. Menurut saya pasar ini layak dijadikan sebagai pasar induk atau pasar utama Banda Aceh. Terima kasih Pak Wali dan Pemko Banda Aceh yang telah membuka pasar baru ini,” katanya lagi.
(ars)
Lihat Juga :