Pandemi COVID-19 di Gresik Kian Mengkhawatirkan
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:46 WIB
TNI - Polri dan aparatur pemerintah turun ke jalan sosialisasi Perbup 22 Tahun 2020. Foto/SINDOnews/Ashadi Ik
GRESIK - Kasus COVID-19 di Kabupaten Gresik sangat menghawatirkan. Jumlah warga yang terpapar virus asal Wuhan China itu hampir tembus 1.000.
Kenyataan itu memusingkan Forkopimda. Bekerka ekstra melakukan sosialisasi tentang Perbup Nomor 22 Tahun 2020. TNI dan Polri harus turun jalan membentangkan banner dan spanduk di jalan saat pengendara berhenti di lampu merah.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko serta Sekda Gresik, Nadlif langsung menghampiri pengendara satu per satu. (Baca juga: Antisipasi COVID-19, 4.636 Petugas Adhoc Pilkada Gresik Dirapid Test )
Para pengendara diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Kenyataan itu memusingkan Forkopimda. Bekerka ekstra melakukan sosialisasi tentang Perbup Nomor 22 Tahun 2020. TNI dan Polri harus turun jalan membentangkan banner dan spanduk di jalan saat pengendara berhenti di lampu merah.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko serta Sekda Gresik, Nadlif langsung menghampiri pengendara satu per satu. (Baca juga: Antisipasi COVID-19, 4.636 Petugas Adhoc Pilkada Gresik Dirapid Test )
Para pengendara diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Lihat Juga :