Warga 2 Desa Ancam Golput, Ketua KPU KBB Menilai Hanya Ekspresi Kekecewaan Sesaat

Kamis, 03 November 2022 - 13:57 WIB
Dirinya berharap angka partisipasi pemilih masyarakat KBB di Pemilu Serentak 2024 bisa meningkat lagi dibandingkan Pemilu 2019. Sehingga menjadi tugas bersama KPU, pemerintah daerah, partai politik, dan elemen terkait lainnya untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat agar mau berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

Disinggung apakah ada kekhawatiran angka partisipasi bakal turun dengan adanya ancaman warga dua desa di Desa Mekarjaya dan Tanjungjaya Kecamatan Cihampelas, KBB, yang akan golput di Pilkada karena kecewa jalan rusak, Adie meyakini jika hal itu belum tentu terjadi. Menurutnya bisa jadi itu hanya ekspresi spontanitas dan kekecewaan warga sesaat.

"Semoga itu tidak terjadi (golput) dan hanya kekecewaan spontan saja. Agar partisipasi masyarakat KBB di Pemilu bisa tetap tinggi," harapnya.

Terpisah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), KBB, Soeryaman Effendi masih positif thinking bahwa ancaman itu hanya ekspresi spontanitas. Warga sebaiknya bersabar dan memberikan waktu ke Pemda KBB untuk memperbaiki jalan rusak itu tanpa harus melakukan aksi pemboikotan golput di Pilkada.

"Saya rasa pemahaman demokrasi warga di dua desa itu masih tetap tinggi. Masyarakat juga sudah melek politik, kalau misalnya golput tidak akan mengubah pembangunan lima tahun ke depan," tuturnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!