Pasien Gagal Ginjal Akut asal Blitar Masih Dirawat RS Saiful Anwar Malang

Kamis, 03 November 2022 - 11:03 WIB
Sementara tiga orang yang meninggal pihak RSSA Malang juga belum mengetahui penyebab pastinya. Tetapi RSSA Malang telah mengirimkan sampel urine dan obat-obatan yang pernah dikonsumsi oleh pasien ke laboratorium toksiologi Puslabfor untuk diteliti lebih lanjut.

"Beberapa sampel sudah kita kirim ke puslabfor, untuk toksiologi itu pemeriksaannya hanya di Puslabfor," tambahnya.

Tetapi Syaifullah menegaskan, gagal ginjal akut bukanlah penyakit menular atau endemi layaknya Covid-19. Namun lebih disebabkan pada kecurigaan mengonsumsi obat-obatan. "Saat ini masih kita curigai, masih belum bisa kita pastikan penyebabnya obat-obatan," tuturnya.

RSSA Malang sendiri masih merawat satu orang pasien gagal ginjal akut asal Blitar hingga kini. Sejak awal pasien berinisial T ini telah dilakukan tindakan hemodialisa atau cuci darah. Setelah beberapa kali melakukan cuci darah, kondisi Syaifullah dilaporkan mulai membaik ditandai dengan berhentinya proses hemodialisa.

"Saat ini masih ada satu anak T, saat ini sudah lepas dari HD sudah membaik ginjalnya, ginjalnya sudah mulai pulih, tapi saat ini belum kita pulangkan masih tetap kita pantau, sudah di low care," jelasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!