Tingkatkan Prestasi Siswa, Sleman Kembangkan Inovasi Literasi Gelang Si Cantik
Selasa, 07 Juli 2020 - 12:29 WIB
Kemudian Workshop Baca Tulis melalui pelatihan menulis bagi siswa dan guru, Pameran Buku dan KIR. Buku dipamerkan pada even tertentu. Diskusi Buku Siswa dengan pendampingan guru mengulas buku, jurnalistik Penulisan berita, wawancara, dan fotografi.
Juga diadakan Lomba Literasi sebagai pemantik untuk meningkatkan budaya literasi, Leading Sekolah Literasi dengan menerapkan kebijakan sekolah dalam penerapan gerakan literasi sekolah (GLS). “Dan yang paling utama mengembangkan perpustakaan sekolah dan Pojok Literasi untuk membudayakan literasi,” paparnya.(Baca: 600 Industri Kecil di Blora Dihantam Badai COVID-19 )
Menurut Ponidi dampak yang di petik dari adanya inovasi ini yakni dari segi peningkatan prestasi siswa dari sebelumnya hanya 72 prestasi menjadi 227 prestasi baik tingkat kabupaten, propinsi, nasional maupun internasional. “Dampak lainya, yaitu adanya karya siswa dan guru, pemanfaatan gawai untuk kegiatan literasi, menumbuhkan budaya literasi dan pembentukan karakter positif bagi siswa,” jelasnya.
Bupati Sleman Sri Purnomo menambahkan Inovasi Gelang Si Cantik SMPN 4 Pakem membawa dampak yang luar biasa, baik dari sisi karakter maupun kemampuan akademik siswa. Inovasi sekolah ini juga sudah menginspirasi beberapa sekolah lain. Hal yang menggembirakan sekolah yang menerapkan hal tersebut juga berhasil meningkatkan prestasi peserta didiknya, baik bidang akademik maupun non akademik
“Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di SMP N 4 Pakem, dan baru direplikasi oleh 3 sekolah yakni SMP N 1 Depok, SMP N 1 Godean dan SMP N 1 Pakem. sehingga nantinya apa yang dilakukan oleh SMP N 4 Pakem menjadi pelopor bagi SMP se Kabupaten Sleman,” terangnya.
Juga diadakan Lomba Literasi sebagai pemantik untuk meningkatkan budaya literasi, Leading Sekolah Literasi dengan menerapkan kebijakan sekolah dalam penerapan gerakan literasi sekolah (GLS). “Dan yang paling utama mengembangkan perpustakaan sekolah dan Pojok Literasi untuk membudayakan literasi,” paparnya.(Baca: 600 Industri Kecil di Blora Dihantam Badai COVID-19 )
Menurut Ponidi dampak yang di petik dari adanya inovasi ini yakni dari segi peningkatan prestasi siswa dari sebelumnya hanya 72 prestasi menjadi 227 prestasi baik tingkat kabupaten, propinsi, nasional maupun internasional. “Dampak lainya, yaitu adanya karya siswa dan guru, pemanfaatan gawai untuk kegiatan literasi, menumbuhkan budaya literasi dan pembentukan karakter positif bagi siswa,” jelasnya.
Bupati Sleman Sri Purnomo menambahkan Inovasi Gelang Si Cantik SMPN 4 Pakem membawa dampak yang luar biasa, baik dari sisi karakter maupun kemampuan akademik siswa. Inovasi sekolah ini juga sudah menginspirasi beberapa sekolah lain. Hal yang menggembirakan sekolah yang menerapkan hal tersebut juga berhasil meningkatkan prestasi peserta didiknya, baik bidang akademik maupun non akademik
“Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di SMP N 4 Pakem, dan baru direplikasi oleh 3 sekolah yakni SMP N 1 Depok, SMP N 1 Godean dan SMP N 1 Pakem. sehingga nantinya apa yang dilakukan oleh SMP N 4 Pakem menjadi pelopor bagi SMP se Kabupaten Sleman,” terangnya.
(don)
Lihat Juga :