Sejarah Museum Sumpah Pemuda yang Dulunya Rumah Tinggal Sie Kong Lian

Senin, 31 Oktober 2022 - 05:00 WIB
Melansir laman Museum Sumpah Pemuda, tokoh-tokoh muda yang pernah menetap di gedung ini adalah Muhammad Yamin, Soerjadi, Amir Sjarifoedin, Roesmali, Mohammad Tamzil, Mokoginta, dan masih banyak lagi.

Untuk tinggal di rumah tersebut, mahasiswa harus mengeluarkan kocek sebesar 12,5 gulden per orang per bulan. Setelah peristiwa Kongres Pemuda II, banyak penghuninya yang meninggalkan gedung tersebut karena masa studinya telah habis.

Pada tahun 1934, gedung itu ditempati Pang Tjem Jam dan digunakan sebagai rumah tinggal sampai tahun 1937. Long Jing Tjoe merupakan orang selanjutnya yang menyewa gedung untuk dijadikan toko bunga sampai tahun 1948.

Kemudian, gedung bersejarah itu terus berganti fungsi, seperti menjadi hotel Hersia, kantor Inspektorat Bea dan Cukai, dan museum pada tahun 1973. Baca juga: Asal Usul Grogol Jakbar, Dulunya Tempat Bermukim Binatang Buas

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!