Saliyap Kampung Mekari, Eksistensi Masyarakat Adat yang Lestari di Jayapura
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 22:33 WIB
Peresmian Saliyap atau Balai Adat Kampung Mekari oleh Ketua Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara Keenam yang juga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw di Kampung Mamei Distrik Kemtuk, Jumat (28/10).
JAYAPURA - Sembilan tahun kebangkitan masyarakat adat di Kabupaten Jayapura benar-benar terbingkai dalam seluruh sendi kehidupan masyarakat. Hal ini tercemin dalam peringatan 9 tahun Kebangkitan Adat yang dimulai pada Senin (24/10/2022), yang gelar serentak dengan pergelaran Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Ke Enam (KMAN VI).
Masyarakat adat Kampung Mekari, Distrik Kemtuk, Jayapura ikut mengekspresikan wujud kebangkitan adat mereka lewat peresmian balai adat. Saliyap atau Balai Adat Kampung Mekari yang diresmikan langsung oleh Ketua Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara KeEnam (KMAN VI) yang juga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dihadiri pengurus dan anggota Dewan Adat Suku, para Ondoafi, Masyarakat adat dan tamu undangan di Kampung Mamei Distrik Kemtuk, Jumat (28/10/2022).
Acara peresmian Balai Adat ini kental dengan tradisi masyarakat adat setempat, mulai dari penjemputan Bupati Jayapura dengan iringan tarian adat, pemasangan noken adat hingga mengantarkan tamu undangan masuk ke dalam rumah adat.
Prosesi peresmian Saliyap ini selain ditandai dengan pengguntingan pita papan nama juga diwarnai dengan ritual bakar obor oleh Deguena atau Ondoafi, pengusiran setan. Kemudian doa pentahbisan dan ditutup dengan makan bersama menu bakar batu yang sudah disiapkan masyarakat adat Meikari.
Masyarakat adat Kampung Mekari, Distrik Kemtuk, Jayapura ikut mengekspresikan wujud kebangkitan adat mereka lewat peresmian balai adat. Saliyap atau Balai Adat Kampung Mekari yang diresmikan langsung oleh Ketua Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara KeEnam (KMAN VI) yang juga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dihadiri pengurus dan anggota Dewan Adat Suku, para Ondoafi, Masyarakat adat dan tamu undangan di Kampung Mamei Distrik Kemtuk, Jumat (28/10/2022).
Acara peresmian Balai Adat ini kental dengan tradisi masyarakat adat setempat, mulai dari penjemputan Bupati Jayapura dengan iringan tarian adat, pemasangan noken adat hingga mengantarkan tamu undangan masuk ke dalam rumah adat.
Prosesi peresmian Saliyap ini selain ditandai dengan pengguntingan pita papan nama juga diwarnai dengan ritual bakar obor oleh Deguena atau Ondoafi, pengusiran setan. Kemudian doa pentahbisan dan ditutup dengan makan bersama menu bakar batu yang sudah disiapkan masyarakat adat Meikari.
Lihat Juga :