Kisah 9 Babinsa yang Berhasil Mengevakuasi 43 Wisatawan dari Banjir dan Longsor
Senin, 06 Juli 2020 - 16:44 WIB
Sembilan Babinsa dari Koramil 1417-06/Lasolo yang tergabung dalam Tim Gabungan TNI, Polri, dan Basarnas, berhasil mengevakuasi 43 wisatawan yang terjebak banjir dan tanah longsor. Foto Dispenad
KONAWE UTARA - Sembilan Babinsa dari Koramil 1417-06/Lasolo yang tergabung dalam Tim Gabungan TNI, Polri, dan Basarnas , berhasil mengevakuasi 43 wisatawan yang terjebak banjir dan tanah longsor. Sebelumnya para wisatawan itu terjebak di tempat wisata Air Terjun Lametono di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara , Sulawesi Tenggara.
“Tim gabungan yang berjumlah sekitar 60 orang ini berhasil mengevakuasi korban dengan proses yang tidak mudah,” ungkap Kapenrem 143/Halu Oleo Mayor Arm Sumarsono dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (6/7/2020).
Kapenrem menjelaskan, menurut Danramil 1417- 06/Lasolo Kapten Inf Edi Kusuma untuk mencapai di lokasi air terjun Lametono dan proses evakuasi korban membutuhkan perjuangan karena harus ditempuh dengan berjalan kaki serta melalui medan yang sulit. (Baca: Dramatis, Evakuasi 43 Wisatawan dan Pendaki Terjebak di Air Terjun Lasolo)
“Kami harus berjalan kaki sejauh dua Kilometer dan menyusuri 13 sungai untuk mencapai lokasi akibat yang ditimbulkan oleh banjir dan tanah longsor,” kata Danramil.
“Tim gabungan yang berjumlah sekitar 60 orang ini berhasil mengevakuasi korban dengan proses yang tidak mudah,” ungkap Kapenrem 143/Halu Oleo Mayor Arm Sumarsono dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (6/7/2020).
Kapenrem menjelaskan, menurut Danramil 1417- 06/Lasolo Kapten Inf Edi Kusuma untuk mencapai di lokasi air terjun Lametono dan proses evakuasi korban membutuhkan perjuangan karena harus ditempuh dengan berjalan kaki serta melalui medan yang sulit. (Baca: Dramatis, Evakuasi 43 Wisatawan dan Pendaki Terjebak di Air Terjun Lasolo)
“Kami harus berjalan kaki sejauh dua Kilometer dan menyusuri 13 sungai untuk mencapai lokasi akibat yang ditimbulkan oleh banjir dan tanah longsor,” kata Danramil.
Lihat Juga :